Para Perempuan Adat di Balik Gaya Stylish Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum
Claudia Sheinbaum, Presiden Meksiko. Di balik tampilan stylishnya, ada tangan-tangan para perempuan adat.-Eduardo Verdugo-AP Photo
Ironisnya, busana adat yang kini dibanggakan itu pernah dipandang rendah. Pada masa kolonial, huipil bahkan sempat dibakar di depan umum. Sebagai upaya menghapus identitas pribumi. Diskriminasi terhadap busana adat, menurut Sheinbaum, masih tersisa hingga hari ini.
BACA JUGA:5 Cara Mix and Match Korean Style untuk Hijabers Agar Tetap Stylish dan Sopan
BACA JUGA:5 Cara Efektif Mencuci Baju Thrift, Hindari Risiko Kesehatan Dan Tetap Stylish
Claudia Vásquez Aquino, perajin asal Oaxaca yang juga menyumbang karya untuk gaya khas presiden, merasakan perubahan besar itu.
Dia adalah desainer dan penyulam gaun yang dikenakan Sheinbaum saat pelantikan presiden pada 1 Oktober 2024. Rancangannya berwujud gaun berwarna gading dengan sulaman floral khas Oaxaca.
“Ini sangat berarti bagi setiap perajin,” ujar Vásquez, yang mengenang masa kecilnya saat harus melepas huipil sebelum pergi ke kota demi menghindari ejekan.
“Kami sampai harus mengganti pakaian tradisional dengan blus biasa atau celana. Kami tidak ingin datang ke ibu kota terlihat seperti perempuan adat. Tapi sekarang semuanya berubah,” katanya.
BACA JUGA:5 Item Fashion Balletcore yang Bikin Penampilan Anggun dan Stylish
BACA JUGA:5 Kostum Halloween Heidi Klum, Seram tapi Kreatif
Melalui pilihan busananya, selain membangun citra pemimpin modern, Sheinbaum juga mengangkat martabat perempuan adat. Dia mengubah warisan yang dulu dipinggirkan menjadi sumber kebanggaan nasional. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: ap