Endrick Buka Suara Pasca Resmi Pindah ke Lyon dari Real Madrid: Saya Sangat Bahagia!
Endrick merasa bahagia pindah ke Lyon demi mendapatkan menit bermain reguler setelah sulit bersaing di Real Madrid.--@OL-X
Pernyataan itu menegaskan bahwa kenyamanan keluarga menjadi salah satu faktor penentu dalam kepindahannya ke Prancis. Stabilitas di luar lapangan diyakini akan membantu Endrick tampil maksimal di atas lapangan.
Video perkenalan tersebut juga menyelipkan momentum ringan yang melibatkan Eduardo Camavinga, mantan rekan setim Endrick di Real Madrid.
BACA JUGA:Xabi Alonso Waspadai Juventus, Buka Suara soal Endrick, Nico Paz, dan Cedera Trent Arnold
BACA JUGA:Real Madrid Pertimbangkan Pinjamkan Endrick di Bursa Transfer Januari 2026
Saat membuka ponselnya, Endrick memperlihatkan pesan dari Camavinga yang berisi nasihat terkait rivalitas klasik sepak bola Prancis. "Edu memberi tahu saya tentang warna jersey Saint-Étienne," kata Endrick, lantas tersenyum.

Endrick buka suara pasca resmi pindah ke Lyon dari Real Madrid: Saya sangat bahagia!-Instagram Endrick-
Dalam pesan itu, Camavinga menuliskan pesan untuk Endrick. "Bro, kamu harus tahu kalau untuk timmu, Lyon, rival abadinya adalah Saint-Étienne. Jadi jangan pernah memakai warna hijau," katanya penuh canda.
Di balik momen santai tersebut, kepindahan Endrick ke Lyon berakar dari periode sulit yang ia jalani di Real Madrid. Ia bergabung dengan Los Blancos pada musim panas 2024. Setelah membawa Palmeiras hat-trick juara Liga Brasil.
Namun, sepanjang musim 2024/2025 ia kesulitan mendapatkan menit bermain. Bahkan di bawah asuhan Carlo Ancelotti yang tampak sangat menyukai permainannya. Ia tampil 37 kali (sering kali sebagai cadangan) dan hanya mencetak tujuh gol.
BACA JUGA:Masa Depan Endrick Ditentukan Setelah Piala Dunia Antarklub, Dipinjamkan atau Pindah Posisi
BACA JUGA:Real Madrid Pinjamkan Endrick, Juventus Paling Serius
Setelah tongkat estafet pelatih berpindah ke Xabi Alonso, situasi sama beratnya. Ia kalah bersaing dengan Rodrygo, bahkan Gonzalo Garcia. Hal itu membuat masa depannya di Madrid (dan Timnas Brasil) dipenuhi ketidakpastian.
Setelah melalui diskusi panjang dan pertimbangan matang, solusi terbaik pun ditemukan. Endrick dipinjamkan ke Lyon hingga Juni mendatang.
Klub Ligue 1 itu menawarkan hal yang tak bisa ia dapatkan di Madrid: peran penting dan peluang tampil sebagai starter. Bagi Endrick, Lyon menjadi panggung baru untuk membangun kembali momentum kariernya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: berbagai sumber