Aktivitas Ekonomi di Aceh Tamiang Mulai Menggeliat

Aktivitas Ekonomi di Aceh Tamiang Mulai Menggeliat

Aktivitas perdagangan di pasar Aceh Tamiang mulai berjalan pasca bencana banjir-BNPB-

ACEH TAMIANG, HARIAN DISWAY - Aktivitas ekonomi masyarakat mulai berangsur meningkat pasca bencana banjir dan tanah longsor di Sumatera. Di Pasar Kuala Simpang, pusat dari Kabupaten ACEH Tamiang, aktivitas jual beli mulai berjalan kembali. 

Tampak para pedagang menggelar dagangan di alas sekadarnya dengan beberapa bagian masih terutup lumpur bekas banjir. Parit-parit pun masih berlumpur, namun tidak menyurutkan semangat para pedagang untuk bangkit. 

Surahim, seorang tukang sepatu asal Kuala Simpang, Desa Bukit Rata, menjadi salah satu potret ketangguhan pedagang kecil di pasar tersebut. Ia menceritakan bagaimana saat banjir melanda, kondisi pasar nyaris lumpuh total, akses jalan tidak bisa dilalui, dan pedagang diminta untuk tidak mendekati lokasi demi keselamatan.

Namun seiring surutnya air dan upaya pembersihan material yang dilakukan terus menerus, Surahim memberanikan diri kembali ke tokonya dan memeriksa kembali barang-barang yang dapat diselamatkan.

BACA JUGA:Aktivitas Pendidikan di Aceh, Sumut, dan Sumbar ditarget Mulai Berjalan Januari 2026, Pemulihan Dikebut

Beruntungnya terdapat beberapa barang masih dalam kondisi baik dan layak jual, Surahim menjual sepatu pacul atau sepatu bot karet untuk satuan tugas maupun masyarakat yang melakukan aktivitas pembersihan material lumpur pascabanjir. 

Selama hampir sepekan, Surahim membersihkan tokonya secara bertahap. Bantuan kebutuhan dasar seperti makanan telah diterimanya, baik dari pemerintah, perangkat desa maupun pihak terkait lainnya.


Surahim masih bisa menjual beberapa sepatu boots miliknya di Tokonya yang masih terendam lumpur -BNPB-

Kini, tokonya mulai dibuka secara perlahan. Sambil membereskan sisa lumpur, ia tetap melayani pembeli yang datang silih berganti. Surahim juga mengungkapkan dirinya sempat berjualan di area depan pasar dan sangat ramai dikunjungi pembeli. Namun dirinya memutuskan kembali ke toko untuk tetap berjualan sambil melakukan pembersihan lanjutan. 

Meski demikian, Surahim mengakui masih dibutuhkan waktu untuk membersihkan parit-parit di lorong lainnya agar aktivitas pasar bisa pulih sepenuhnya. 


Petugas dengan alat berat masih melakukan pembersihan lumpur di Pasar Aceh Tamiang -BNPB-

BACA JUGA:Aceh Tamiang Mulai Pulih, Listrik Menyala, Pasar Menggeliat

Di tengah upaya bangkit tersebut, Surahim menaruh harapan besar kepada pemerintah, baik daerah maupun pusat, terus memberikan dukungan nyata kepada para pedagang, khususnya terkait dengan utang modal yang dimiliki para pedagang di tengah kondisi krisis pascabencana ini.

Dukungan Pemulihan Ekonomi Para Pedagang 


Transaksi jual beli ayam di Pasar Aceh Tamiang-BNPB-

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: