Puncak Arus Balik Nataru Berlangsung di Akhir Pekan, Penyeberangan dan Kereta Api Terkendali

Puncak Arus Balik Nataru Berlangsung di Akhir Pekan, Penyeberangan dan Kereta Api Terkendali

Antrean kendaraan di Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk saat nataru.-Kemenhub -

BACA JUGA:Lebih dari 509 Ribu Pelanggan Dilayani KAI Daop 8 Surabaya Sejak Posko Nataru 2025/2026 Dibuka

Bahkan, bisa bertambah lagi. “Karena durasi harinya sampai 5 Januari mendatang,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim, Evy Afianasari kepada Harian Disway, kemarin. 

Kebun Binatang Surabaya (KBS) menjadi destinasi paling tinggi dikunjungi. Di urutan kedua ada ⁠⁠⁠Monumen SLG di Kabupaten Kediri.

Posisi ketiga ditempati Kampung Heritage Kajoetangan, Kota Malang dan keempat ada Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. 

Menurut Evy, tingginya kunjungan itu tidak terlepas dari kesiapan Pemprov Jatim bersama pemerintah kabupaten/kota dalam memantau tempat wisata. Khususnya selama menyambut musim liburan.

”Kami telah berkunjung ke lapangan. Dan berkoordinasi terkait keamanan dengan pengelola wisata,” katanya. 

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pun telah mengeluarkan surat edaran (SE) terkait dengan keamanan. Salah satunya, setiap pengelola tempat wisata membuat tim mitigasi bencana.


Penumpang kereta api di ruang tunggu Stasiun Tugu Yogyakarta saat libur Nataru.--

Bahkan, beberapa pengelola mendatangkan tim dari luar untuk memastikan kelayakan alat-alat yang ada di tempat wisata. ”Dan mereka para pengelola sudah patuh,” katanya. 

Sementara itu, BMKG Juanda mengeluarkan kewaspadaan cuaca ekstrem di wilayah Jawa Timur pada 1–10 Januari 2026. Peringatan tersebut berlaku di seluruh 38 kabupaten/kota di Jatim. Ada potensi bencana hidrometeorologi seperti hujan lebat, banjir, dan tanah longsor. 

Kepala Stasiun BMKG Juanda Taufiq Hermawan meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan. Khususnya yang tinggal di wilayah bertopografi curam, bergunung, dan tebing.

Masyarakat juga diimbau untuk terus memantau kondisi cuaca terkini melalui citra radar cuaca WOFI serta peringatan dini BMKG 2–3 jam ke depan. 

BPBD Jawa Timur mengingatkan kewaspadaan di bulan Januari karena berdasarkan tren tahun sebelumnya.

Periode tersebut mencatat kejadian bencana tertinggi. Terdapat tiga potensi bencana yang perlu diwaspadai, yakni gelombang tinggi, curah hujan dan angin kencang, serta banjir rob. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: