6 Hal yang Tidak Disarankan untuk Ditanyakan kepada Chatbot AI seperti ChatGPT dan Gemini

6 Hal yang Tidak Disarankan untuk Ditanyakan kepada Chatbot AI seperti ChatGPT dan Gemini

Beragam chatbot AI populer. Ada beberapa pertanyaan yang tidak disarankan untuk ditanyakan pada platform-platform tersebut.-hapabapa-Istock

Para pengguna disarankan untuk selalu memverifikasi jawaban AI. Dengan cara bertanya langsung pada sumber resmi atau pakar terkait.

BACA JUGA:Hati-hati Gunakan Deepfake Bikini Grok AI, Elon Musk Ancam Konsekuensi

BACA JUGA:Elon Musk Luncurkan Grokipedia, Tantang Wikipedia dan Ubah Arah Pencarian Internet

5. Mengharapkan Penilaian Pribadi Tingkat Profesional


ChatGPT dan Gemini, dua chatbot AI populer. --HARIAN DISWAY

Pertanyaan bernuansa personal seperti “Apakah saya harus keluar dari pekerjaan ini?” atau “Apakah keputusan bisnis ini tepat?” juga tidak ideal untuk sepenuhnya diserahkan kepada AI.

Chatbot tidak memahami konteks hidup pengguna secara menyeluruh. Termasuk kondisi emosional, latar belakang finansial, dan faktor-faktor personal lain yang sangat menentukan kualitas sebuah keputusan.

AI dapat membantu dengan menyusun daftar kelebihan dan kekurangan. Atau menawarkan sudut pandang umum. Tetapi keputusan akhir tetap membutuhkan pertimbangan manusia.

Dalam situasi penting atau mendesak, berdiskusi dengan mentor, konsultan, atau profesional terkait jauh lebih disarankan.

BACA JUGA:Grok Imagine, Kontroversi Fitur AI Baru yang Berpotensi Hasilkan Gambar dan Video Bernuansa Seksual

BACA JUGA:Marak Manipulasi Konten Asusila, Komdigi Ancam Blokir Grok AI dan X Jika Tak Patuh Aturan

6. Menggunakan AI Tanpa Kesadaran Risiko

Secara keseluruhan, chatbot AI adalah alat bantu. Ia tidak bisa berfungsi sebagai pengganti akal sehat. Ketergantungan berlebihan tanpa memahami keterbatasannya justru dapat menimbulkan masalah baru.

Pengguna harus memiliki kesadaran akan risiko privasi, potensi kesalahan informasi, serta batas kemampuan AI. Itu menjadi kunci dalam pemanfaatan teknologi tersebut secara aman dan bertanggung jawab.

Seiring semakin meluasnya penggunaan chatbot AI dalam kehidupan sehari-hari, pemahaman tentang apa yang boleh dan tidak boleh ditanyakan menjadi semakin penting.

Dengan sikap kritis dan penggunaan yang bijak, AI dapat menjadi asisten yang bermanfaat. Tanpa mengorbankan keamanan, privasi, dan kualitas pengambilan keputusan manusia. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: