Strategi 10 Juta Euro untuk Memulangkan Chiesa: Juventus Senang, Liverpool Tak Rugi

Strategi 10 Juta Euro untuk Memulangkan Chiesa: Juventus Senang, Liverpool Tak Rugi

Kesulitan mendapat menit bermain di Liverpool, Federico Chiesa dirumorkan akan balik lagi ke Serie A--Instagram @fedexchiesa

HARIAN DISWAY - Rumor mengenai potensi kembalinya Federico Chiesa ke Juventus mulai kembali menguat menjelang dibukanya bursa transfer Januari.

Sejumlah laporan terbaru dari Italia mengungkapkan besaran biaya yang harus disiapkan Juventus. Sebagai syarat wajib jika ingin memulangkan kembali mantan penyerang mereka dari Liverpool.

Juventus disebut-sebut tertarik untuk merekrut kembali Chiesa, pemain berusia 28 tahun yang pernah menjadi bagian penting dari skuad Bianconeri.

Anak legenda timnas Italia Enrico Chiesa itu akhirnya hengkang ke Premier League. Kepindahannya ke Liverpool terjadi sekitar 18 bulan lalu, dalam situasi yang tidak ideal bagi kedua belah pihak.

BACA JUGA:Juventus Buka Pembicaraan Pulangkan Federico Chiesa, Transfer Januari Mulai Memanas

BACA JUGA:Dikaitkan Kembali ke Juventus, Federico Chiesa Pilih Bertahan di Liverpool

Pada musim panas 2024, Chiesa memasuki tahun terakhir kontraknya bersama Juventus. Negosiasi perpanjangan kontrak berjalan buntu. Disebabkan karena perbedaan pandangan.

Terutama terkait tuntutan gaji sang pemain. Serta rekam jejak cedera yang menjadi pertimbangan manajemen klub.


Aksi Federico Chiesa saat masih berseragam Juventus, melawati hadangan pemain AS Roma, 6 Mei 2024.-Instagram -@juventus

Situasi tersebut membuat Chiesa tersisih dari latihan tim utama Juventus dalam sebagian besar pramusim.

Kondisi itu akhirnya berujung pada penjualan Chiesa ke Liverpool dengan harga yang relatif rendah. Yakni sekitar 15 juta euro.

BACA JUGA:Liverpool Tegaskan Persaingan Sehat: Arne Slot Puji Federico Chiesa, tapi Belum Jamin Tempat Starter

BACA JUGA:Federico Chiesa Tegaskan Liverpool Siap Bangkit, Tolak Alasan Arne Slot Soal Kekalahan

Angka tersebut jauh di bawah nilai pasar Chiesa pada masa jayanya. Namun, Juventus memilih langkah tersebut demi menghindari kehilangan sang pemain secara gratis di akhir kontrak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: football italia