McLaren Ancaman Serius Mercedes di F1 2026, Bukan Hanya Soal Mesin
Oscar Piastri (duduk di roda depan kanan) dan Lando Norris (duduk di roda depan kiri), ditemani kru Pit Stop tim McLaren F1 yang berswafoto dengan mobil MCL39. --Twitter McLaren MasterCard Formula 1 Team @McLarenF1
HARIAN DISWAY - Mercedes memang difavoritkan menyambut era baru Formula 1 2026 berkat reputasi dan keunggulan unit daya mereka, namun di balik sorotan tersebut, diam-diam McLaren muncul sebagai ancaman serius.
Dengan keunggulan aerodinamika, adaptasi regulasi yang cepat, dan fondasi teknis yang semakin matang, tim asal Woking itu berpotensi mengubah peta kekuatan di awal era regulasi paling radikal dalam sejarah F1.
Mercedes memiliki jejak-jejak gemilang dalam memanfaatkan era awal regulasi baru, didukung oleh keunggulan teknis dan pengalaman panjang dalam pengembangan mesin hybrid.
Namun, narasi yang banyak digembar-gemborkan tersebut bisa saja menjadi sebuah kesalahan besar. Faktanya, pencapaian McLaren dalam dua musim terakhir menuntut perhatian dan rasa hormat yang jauh lebih serius sebagai pesaing utama di bawah regulasi baru yang akan datang.
Musim 2026 akan menghadirkan salah satu revolusi teknis paling radikal dalam sejarah Formula 1.
Regulasi baru ini memperkenalkan mobil dan unit daya generasi terbaru, sekaligus memaksa tim untuk beradaptasi dengan cepat terhadap lanskap teknis yang mengutamakan efisiensi energi listrik serta penggunaan aerodinamika aktif.
Dengan hadirnya sistem aerodinamika aktif yang dapat disesuaikan, para insinyur aerodinamika dituntut untuk memahami kebutuhan lintasan secara lebih presisi dibandingkan sebelumnya.
BACA JUGA:F1 2026: Unit Daya Mercedes Jadi Sorotan, Tapi Ancaman Datang dari McLaren
BACA JUGA:Mercedes & Red Bull Diuntungkan? Skandal Rasio Kompresi Guncang F1
Dalam fase persiapan penuh ini, tim yang mampu memahami dan menerapkan peraturan baru dengan cepat, akan memiliki peluang besar untuk berkembang dan unggul.
Dalam aspek aerodinamika, McLaren telah menunjukkan kemampuan luar biasa dalam menciptakan desain sayap yang efektif pada mobil mereka dalam beberapa tahun terakhir. Tidak mengherankan, jika paddock F1 dipenuhi spekulasi mengenai tim mana yang akan keluar sebagai pemenang di era baru ini.
Keunggulan Unit Daya Mercedes disebut sebagai tolok ukur tertinggi, terutama karena dominasi mereka sejak diperkenalkannya mesin turbo-hybrid V6 pada tahun 2014.
Pengetahuan mendalam mereka tentang sistem kelistrikan dan integrasi hybrid tampaknya menempatkan Mercedes sebagai tim yang paling siap menghadapi perubahan regulasi 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: