BRI Perkuat Transformasi Digital DPLK BRI Lewat Layanan One Stop Solution di BRImo
PT Bank Rakyat Indonesia memperkuat transformasi digital DPLK BRI melalui layanan one stop solution dana pensiun di super apps BRImo.-Dok. Bank Rakyat Indonesia-
HARIAN DISWAY - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memperkuat transformasi digital layanan dana pensiun melalui kehadiran One Stop Solution Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) BRI di super apps BRImo, Kamis, 8 Januari 2026.
Inisiatif ini menjadi bagian dari strategi BRI dalam memperluas akses keuangan jangka panjang sekaligus menghadirkan solusi investasi masa depan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern. Seiring meningkatnya literasi keuangan dan kemajuan teknologi digital, kesadaran masyarakat untuk mempersiapkan masa pensiun sejak dini terus tumbuh.
Melalui super apps BRImo, BRI memberikan kemudahan bagi nasabah untuk mengelola dana pensiun secara fleksibel dan terintegrasi. Komitmen BRI untuk memberikan kenyamanan diwujudkan melalui konsep one stop solution pada fitur BRIFINE di BRImo.
Fitur ini memungkinkan nasabah melakukan pembukaan akun DPLK BRI secara mandiri, pembayaran iuran, hingga top up saldo. Selain itu, nasabah juga dapat memantau perkembangan investasi dan historical return kapan saja dan di mana saja tanpa harus datang ke kantor cabang.
BACA JUGA:BRI Terbitkan Surat Berharga Komersial Rp500 Miliar, Perkuat Likuiditas dan Pasar Uang Nasional
BACA JUGA:BRI Salurkan 600 Huntara untuk Warga Terdampak Bencana di Aceh Tamiang
Bagi peserta yang telah memasuki masa pensiun, baik pensiun normal maupun pensiun dipercepat, proses pengajuan klaim manfaat kini dapat dilakukan sepenuhnya melalui super apps BRImo. Nasabah tidak lagi diwajibkan hadir secara fisik ke kantor BRI karena seluruh proses telah terdigitalisasi.
Untuk memberikan transparansi, BRI juga menyediakan menu “Status Klaim” yang memungkinkan peserta memantau tahapan pencairan dana pensiun. Estimasi waktu pencairan ditetapkan maksimal tiga hari kerja, sehingga memberikan kepastian dan kenyamanan bagi peserta.
Direktur Treasury and International Banking BRI Farida Thamrin menegaskan bahwa perluasan fitur DPLK melalui BRImo merupakan langkah strategis perseroan dalam memperdalam peran transformasi digital sebagai penggerak kesejahteraan ekonomi masyarakat.
“Transformasi digital bagi BRI bukan sekadar inovasi teknologi, melainkan strategi penciptaan nilai ekonomi yang berkelanjutan dan berdampak sosial luas. Melalui fitur DPLK BRI di super apps BRImo, masyarakat tidak hanya dimudahkan dalam menyiapkan dana pensiun, tetapi juga didorong untuk membangun kesadaran finansial jangka panjang,” ujar Farida Thamrin.
BACA JUGA:Berkat Pemberdayaan BRI, UMKM Iswara Food Tumbuh dari Usaha Rumahan
Ia menambahkan bahwa inisiatif tersebut sejalan dengan agenda BRI untuk memperkuat ekosistem keuangan yang inklusif, berdaya saing, dan berorientasi jangka panjang. Menurutnya, perluasan layanan digital menjadi kunci dalam menjawab kebutuhan generasi saat ini dan masa depan.
Sementara itu, Ketua Pengurus DPLK BRI Arie Sus Miyanti menjelaskan bahwa layanan end-to-end DPLK BRI di BRImo memudahkan nasabah sejak tahap awal pendaftaran hingga pencairan manfaat pensiun.
“Semua proses mulai dari pendaftaran, pembayaran iuran, monitoring saldo, sampai pencairan manfaat pensiun tersedia dalam satu aplikasi. Praktis, transparan, dan sesuai kebutuhan generasi digital saat ini,” jelas Arie.
Dari sisi kinerja, DPLK BRI mencatatkan pertumbuhan yang solid. Dalam empat tahun terakhir, DPLK BRI mencatat pertumbuhan absolut tertinggi dengan Compound Annual Growth Rate (CAGR) sebesar 15,10 persen, melampaui rata-rata industri yang berada di angka 10,16 persen.
BACA JUGA:BRI Salurkan Bonus Bersejarah untuk Atlet Peraih Medali SEA Games 2025
Asset Under Management (AUM) DPLK BRI per Desember 2025 tercatat sebesar Rp30,63 triliun atau tumbuh Rp3,72 triliun dibandingkan posisi Desember 2024. Capaian tersebut menegaskan posisi DPLK BRI sebagai salah satu pengelola dana pensiun yang kompetitif dan berkelanjutan. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: