Cheng Yu Pilihan Managing Partner Handiwiyanto Law Office Richard Handiwiyanto: Bei Yi Zi Mu

Cheng Yu Pilihan Managing Partner Handiwiyanto Law Office Richard Handiwiyanto: Bei Yi Zi Mu

RICHARD HANDIWIYANTO, managing partner Handiwiyanto Law Office, memegang teguh bei yi zi mu. Rendah hati guna menempa diri.--Dokumentasi Pribadi

HARIAN DISWAY - Richard Handiwiyanto berprinsip, “Segala sesuatu pasti berubah, dan tidak ada yang abadi.” Semboyan demikian dipegang teguh oleh managing partner Handiwiyanto Law Office tersebut dengan alasan “agar kita sadar diri, tidak selalu jumawa, dan lebih humble.”

Masyarakat Jawa punya falsafah serupa. Bunyinya, “Jaman iku owah gingsir.” Terjemahan harfiahnya kira-kira: ruang dan waktu akan selalu berubah dan bergeser. Tak ada yang tetap. Dinamis.

Maka, barangkali bisa diterima akal bila ada yang mengatakan bahwa perubahan adalah inti dari keberadaan. Sebab, yang tidak berubah memang cuma perubahan itu sendiri. 

Oleh karenanya, kita dituntut untuk senantiasa fleksibel. Bila tidak, sebagaimana hukum Darwinsurvival of the fittest”, bisa-bisa kita yang akan tergilas.

BACA JUGA:Cheng Yu Pilihan Ketua Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Jawa Timur Rudie Risdianto: Yan Er You Xin

BACA JUGA:Cheng Yu Pilihan Pemenang Duta Nusantara 2025 Dasega Arya Eka Cipta: Wen Zhi Bin Bin

Itulah mengapa, seperti yang diutarakan Richard tadi, kita tidak boleh sombong. Sekalipun sedang berada di atas, alangkah baiknya jika merendah. 

Pasalnya, pepatah Tiongkok menegaskan, “满招损,谦受益” (mǎn zhāo sǔn, qiān shòu yì): takabur merugikan, tawaduk menguntungkan. Kitab kuno I Ching pun mengingatkan kita untuk “卑以自牧” (bēi yǐ zì mù): rendah hati guna menempa diri. 

Dengan nada filosofis, Lao Tzu, pendiri Taoisme, juga mewejangkan, “Lautan bisa menjadi raja dari ratusan aliran dan sungai kecil karena pandai menempatkan diri di bawah” (江海之所以能为百谷王者,以其善下之). (*)

BACA JUGA:Cheng Yu Pilihan Ketua KONI Jawa Timur Muhammad Nabil: Gong Bu Tang Juan

BACA JUGA:Cheng Yu Pilihan Center Manager Adi Husada Cancer Center dr. N.M. Saraswati Suciputri: Xue Er Bu Juan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: