Max Verstappen Beri Sinyal Tinggalkan F1, Tak Puas Regulasi 2026

Max Verstappen Beri Sinyal Tinggalkan F1, Tak Puas Regulasi 2026

Max Verstappen ungkap dilema dan berikan sinyal tinggalkan F1-oracleredbullracing-instagram

HARIAN DISWAY- Max Verstappen kembali menjadi sorotan setelah secara terbuka membahas kemungkinan masa depannya di Formula 1. Pembalap Red Bull tersebut mulai memberi sinyal bahwa dirinya tengah mempertimbangkan langkah besar dalam karirnya, termasuk peluang untuk meninggalkan ajang balap paling bergengsi di dunia tersebut dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Situasi ini muncul di tengah meningkatnya ketidakpuasan Verstappen terhadap arah regulasi terbaru Formula 1 yang dinilai mengubah karakter balapan secara signifikan. Ia merasa bahwa dinamika balapan saat ini tidak lagi mencerminkan esensi kompetisi murni yang selama ini menjadi daya tarik utama olahraga tersebut.

Verstappen telah beberapa kali menyatakan ketidaksukaannya terhadap kondisi tersebut, termasuk kritik tajam yang ia lontarkan saat berada di China. Pernyataannya di China yang menyebut regulasi 2026 ini seperti bermain Mario Kart memperlihatkan betapa besar kekecewaannya terhadap arah perkembangan F1 saat ini.

Sepanjang akhir pekan grand prix Jepang, Verstappen kembali memberikan isyarat bahwa ia sedang mempersiapkan kehidupan di luar Formula 1. Fokusnya kini tidak hanya tertuju pada performa di lintasan F1, tetapi juga pada berbagai proyek lain yang mulai ia kembangkan secara serius.

Salah satu fokus utama tersebut adalah keterlibatannya dalam dunia balap GT, khususnya melalui  tim miliknya sendiri. Ia terlihat semakin serius mengembangkan Verstappen. com Racing GT3 sebagai bagian dari rencana jangka panjang di dunia motorsport.

"Lagipula, saya punya banyak proyek lain yang sangat saya sukai. Balap GT3, bukan hanya balapan sendiri, tetapi juga tim, sangat menyenangkan untuk membangunya, dan saya benar-benar  ingin megembangkannya lebih lanjut di tahun-tahun mendatang," ujar Verstappen.


Max Verstappen mengungkap dilema terhadap karirnya dan tunjukan sinyal tinggalkan Formula 1-oracleredbullracing-instagram

BACA JUGA:Max Verstappen Incar Kemenangan di Balap GT Nurburgring Sebelum Kembali ke Lintasan F1

BACA JUGA:Red Bull Akui Fokus Gelar 2025 Berdampak pada Performa F1 2026

Keterlibatannya dalam ajang seperti Nurburgring 24 hours menjadi salah satu langkah nyata dari rencana tersebut. Verstappen tidak hanya ingin menjadi pembalap, tetapi juga membangun warisan dalam bentuk tim balap yang kompetitif di berbagai ajang.

"Bukan berarti saya berhenti di sini, saya tidak akan melakukan apapun. Saya akan selalu bersenang-senang dan juga saya akan bersenang-senang dalam banyak hal lain dalam hidup saya," ungkap Verstappen.

Verstappen menegaskan bahwa dirinya tetap akan aktif di dunia balap, meskipun suatu saat pasti akan meninggalkan Formula 1. Ia melihat banyak peluang untuk tetap menikmati dunia motorsport dari perspektif yang berbeda.

Di sisi lain, ia juga menyinggung bahwa dirinya tidak memiliki ambisi untuk memperpanjang karir F1 hingga usia 40 tahun seperti Lewis Hamilton atau Fernando Alonso. Baginya, durasi karir bukanlah prioritas utama, melainkan kualitas pengalaman yang dijalaninya.

Pada usia yang relatif muda, Verstappen sebenarnya masih memiliki waktu panjang untuk tetap bersaing di level tertinggi. Namun, ia menegaskan bahwa keputusan untuk bertahan atau tidak sepenuhnya bergantung pad tingkat kesenangan yang ia rasakan dalam balapan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: