Denada Digugat Pemuda yang Mengaku Anak: Amati Beda Usia Mereka

Denada Digugat Pemuda yang Mengaku Anak: Amati Beda Usia Mereka

ILUSTRASI Denada Digugat Pemuda yang Mengaku Anak: Amati Beda Usia Mereka.-Maulana Pamuji Gusti-Harian Disway-

Bisa saja kesaksian Sopiyah tidak jujur. Sebab, dia punya ikatan hubungan dengan keluarga Emilia begitu lama. Dengan begitu, bisa saja Sopiyah tidak bicara jujur. Namun, begitulah pernyataan Sopiyah.

Sebenarnya, kasus ini bakal selesai di persidangan dalam waktu sekitar sepekan. Yakni, dengan uji DNA. Antara Ressa dan Denada. Hasil uji DNA keluar dalam lima hari. Apakah benar mereka saudara sepupu?

Dikutip dari EasyDNA, berjudul Cousin Test, mengungkap perihal uji DNA antar-saudara sepupu.

Disebutkan, karena adanya variabel seperti pola pewarisan gen dalam keluarga, tes DNA antar-saudara sepupu sering kali menghasilkan hasil yang tidak meyakinkan atau tidak akurat.

Sepupu tingkat pertama hanya berbagi sekitar 12,5 persen gen mereka. Anak-anak berbagi sekitar 50 persen gen mereka dengan masing-masing orang tua. Sementara itu, bibi dan paman berbagi sekitar 25 persen gen mereka dengan keponakan. 

Dibandingkan dengan angka-angka tersebut, 12,5 persen gen sepupu adalah angka yang tidak signifikan.

Karena sepupu tingkat pertama tidak memiliki 87,5 persen kesamaan susunan genetik. Dengan demikian, menetapkan hubungan biologis di antara mereka sangatlah sulit. 

Orang asing pun cenderung memiliki sejumlah kesamaan DNA. Secara kebetulan. Jika dua individu kebetulan memiliki gen yang sama, akan sulit untuk menentukan apakah itu karena hubungan biologis atau kebetulan semata.

Maka, uji DNA antara saudara sepupu tidak bisa dijadikan pedoman hukum.

Untuk kasus Ressa versus Denada, bakal langsung uji DNA keibuan. Itulah yang bakal dilakukan hakim yang menyidangkan perkara tersebut di PN Banyuwangi.

Berdasar EasyDNA, maternity test (uji DNA keibuan) anak membawa gen ibu 50 persen. Hasil uji laboratorium bakal keluar dalam lima hari sejak sampel DNA masing-masing pihak diuji. 

Tingkat akurasi uji DNA keibuan, menurut EasyDNA, 99,99 persen. Hampir sepenuhnya akurat.

Betapa pun, Ressa berani mengajukan gugatan itu. Di era penegak hukum kita yang ”wani piro” sekarang ini. (*)

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: