Bukan Sekadar Sponsor: Microsoft dan Mercedes F1 Siap Mendefinisikan Ulang Formula 1
Tanda panah hijau, menunjukkan keberadaan logo Microsoft di mobil W17, sebagai Mitra baru Tim Mercedes-AMG Petronas F1 mulai 2026--Twitter Mercedes-AMG PETRONAS F1 Team @MercedesAMGF1
HARIAN DISWAY - Microsoft resmi melakukan lompatan besar di Formula 1. Mulai musim 2026, raksasa teknologi asal Amerika Serikat itu beralih ke Mercedes-AMG Petronas dalam kemitraan multi-tahun yang menggabungkan kecanggihan cloud, Artificial Intelligence, dan ambisi juara dunia, menjadikannya salah satu kolaborasi teknologi paling signifikan di era F1 modern.
Microsoft melakukan debut megahnya bersama Mercedes F1. Logo raksasa teknologi asal Washington, Amerika Serikat, kini menempel di area airbox yang ramping serta ujung sayap depan mobil W17 yang baru saja diluncurkan.
Microsoft secara resmi mengumumkan kemitraan multi-tahun yang inovatif dengan tim Formula 1 Mercedes-AMG Petronas. Aliansi ini akan dimulai pada musim 2026 dan menandai perubahan besar dari hubungan jangka panjang Microsoft dengan tim Alpine (sebelumnya dikenal sebagai Lotus) yang telah terjalin sejak 2012.
Kemitraan baru ini bukan sekedar soal branding yang mencolok. Lebih dari itu, kolaborasi ini menghadirkan kekuatan teknologi yang bertujuan merevolusi dinamika performa tim Mercedes-AMG Petronas di lintasan balap.
“Microsoft Azure, dengan kemampuan Artificial Intelligence (AI) terbarunya, akan memperluas kemampuan komputasi dan pemrosesan data berkinerja tinggi yang dimiliki tim Mercedes-AMG Petronas, baik di pabrik maupun di lintasan,” demikian kutipan dari siaran pers resmi Microsoft.
BACA JUGA:Debut Mercedes W17 di Silverstone Picu Keraguan: Terlalu Sederhana untuk Era F1 2026?
BACA JUGA:John Owen Tinggalkan Mercedes: Awal Babak Baru Silver Arrows
Hal ini berarti sumber daya cloud dan AI yang dapat diskalakan akan meningkatkan beban kerja simulasi, kinerja analisis, pemodelan strategi balap, hingga analitik lintas sistem. Para insinyur dan ahli strategi Mercedes F1 akan memiliki akses wawasan real-time di ujung jari mereka, terutama pada momen-momen krusial selama balapan.
Semua itu dimungkinkan berkat kerja sama serta ketangkasan teknologi mutakhir yang dihadirkan oleh Microsoft sebagai mitra teknologi utama.

Penampakan mobil Mercedes F1 W17, yang diluncutkan pada 22 Januari 2026, jika dilihat dari atas--Twitter Mercedes-AMG PETRONAS F1 Team @MercedesAMGF1
"Olahraga kami digerakkan oleh mereka yang memimpin melalui inovasi. Kami sangat senang dapat berkreasi dengan Microsoft, salah satu pemimpin teknologi terkemuka di dunia yang namanya identik dengan inovasi luar biasa," ujar Kepala Tim Mercedes F1, Toto Wolff.
“Dengan menempatkan teknologi Microsoft sebagai pusat cara kami beroperasi sebagai sebuah tim, kami akan menciptakan wawasan yang lebih cepat, kolaborasi yang lebih cerdas, serta cara kerja baru saat kami menatap masa depan Formula 1,” tambah Wolff.
Sebelumnya, Mercedes F1 telah memanfaatkan Microsoft 365 dan GitHub (platform berbasis cloud untuk kolaborasi dan pengembangan perangkat lunak) dalam operasional. Perjanjian baru ini menjanjikan peningkatan signifikan pada kemampuan pengolahan data para insinyur Mercedes.
BACA JUGA:McLaren Ancaman Serius Mercedes di F1 2026, Bukan Hanya Soal Mesin
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: