Kasus Denada Digugat Pemuda Mengaku Anak: Ujung-ujungnya Duit
ILUSTRASI Kasus Denada Digugat Pemuda Mengaku Anak: Ujung-ujungnya Duit.-Maulana Pamuji Gusti-Harian Disway-
Mobil yang sehari-hari disopiri Ressa untuk mobilisasi Emilia itulah yang kemudian dibeli Ressa. Pembelian itu atas tawaran Emilia kepada Ressa. Dan, Ressa menyatakan mau membeli.
Ronald: ”DP pembelian mobil itu dibayar oleh mertua saya (Dino, yang juga ayah asuh Ressa, Red) Rp 90 juta. Tapi, dimasukkan Rp20 juta, sisanya disimpan. Sedangkan cicilannya (itu mobil kreditan, Red) Rp4 juta per bulan dibayar Ressa dari hasil jadi sopir taksi online menggunakan mobil tersebut.”
Mendadak muncul problem. Dari arah keluarga Emilia juga.
Ronald: ”Mertua saya menelepon saya sambil nangis. Beliau bilang, rumahnya didatangi polisi karena ada laporan penggelapan mobil. Padahal, uang DP mobil itu dari mertua saya sendiri. Cicilan setiap bulan dibayar Ressa. Dan, yang melaporkan ke polisi ternyata adiknya Denada, namanya Muhammad Abdullah Surkaty.”
Sampai di sini kelihatan rumit. Berbelit. Untuk mengurainya, mundur ke arah induk persoalan, Emilia Contessa.
Emilia menikah tiga kali. Pernikahan pertama dengan Rio Tambunan. Menghasilkan dua anak, yakni Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan dan Enrico Whenry Rizky Tambunan.
Setelah bercerai dengan Rio, Emilia menikah dengan Abdullah Sidik Sukarty. Perkawinan itu dikaruniai seorang anak laki-laki, Muhammad Abdullah Surkaty.
Setelah bercerai dengan Abdullah Sidik Sukarty, Emilia menikah dengan Usamah bin Muhammad Al-Hadar. Dari perkawinan itu, dia melahirkan seorang anak laki-laki, Kaisar Hadi Haggy Al-Hadar.
Ronald: ”Mobil yang kini dipakai Ressa itu ternyata atas nama Muhammad Abdullah Surkaty. Dan, ia (Abdullah) pula yang melaporkan mertua saya ke polisi bahwa mertua saya melakukan penggelapan mobil.”
Ronald tidak menjelaskan soal tunggakan pembayaran kredit mobil tersebut. Namun, karena mobil itu atas nama Abdullah dan Abdullah melapor polisi, sangat mungkin ada tunggakan pembayaran kredit sehingga Abdullah ditagih pihak penjual. Lalu, ia memolisikan Dino.
Gegara rumah keluarga Dino didatangi polisi itulah, Ressa marah, lalu melayangkan gugatan terhadap Denada ke PN Banyuwangi. Dalam gugatan itu, penggugat satu Ressa, penggugat dua Dino.
Isi gugatan bukan Ressa menuntut pengakuan sebagai anak Denada. Bukan. Melainkan, tuntutan Rp7 miliar karena Ressa mengaku sebagai anak kandung Denada yang tidak dinafkahi Denada sejak lahir hingga kini. Intinya, gugatan duit.
Menanggapi itu, Denada melalui kuasa hukum yang lama, Muhammad Ikbal (kini ganti Misnadi), menanggapi gugatan Ressa, tidak membantah pengakuan Ressa sebagai anak kandung Denada. Tetapi, menyatakan bahwa Denada selama ini sudah memperhatikan Ressa. Antara lain, sudah dibelikan mobil. Juga, ada transferan uang dari Denada ke Ressa.
Ronald: ”Nah, pernyataan bahwa Bu Denada membelikan mobil Ressa itu membingungkan. Mobil apa? Yang mana? Mobil yang dipakai Ressa itu setiap bulan cicilannya dibayar Ressa sendiri. Uang DP-nya dibayar bapak mertua saya.”
Sidang perkara itu terus berlanjut. Kini sampai pada tahap mediasi. Namun, dua kali mediasi tidak menghasilkan kesepakatan. Kemudian, Denada mengganti kuasa hukum dari Ikbal ke Misnadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: