Kelas Menengah, Kemiskinan, dan Orientasi Kebijakan Ekonomi

Kelas Menengah, Kemiskinan, dan Orientasi Kebijakan Ekonomi

ILUSTRASI Kelas Menengah, Kemiskinan, dan Orientasi Kebijakan Ekonomi.-Maulana Pamuji Gusti-Harian Disway-

Pertama, sebagai motor penggerak konsumsi domestik di sektor pengeluaran rumah tangga, perilaku konsumsi kelas menengah tergolong demand trend-setter untuk barang nonprimer (barang tersier berkelas menengah, jasa, pariwisata, dan ritel modern). 

Perilaku dan gaya hidup kelas menengah cenderung menciptakan segmented-niche market untuk barang-barang luxury life style. Fluktuasi daya beli mereka cepat menjalar ke investasi swasta dan produksi. 

Kedua, kelas menengah cenderung berinvestasi pada pendidikan dan keterampilan mendorong peningkatan kualifikasi human capital yang diperlukan untuk transformasi menuju industri bernilai tambah (manufaktur maju, jasa profesional, digital). 

Bank Dunia menekankan peran ”aspiring middle class” dalam mendongkrak permintaan akan layanan pendidikan dan kesehatan. 

Ketiga, besarnya komposisi kelas menengah akan memperluas basis pajak (konsumsi dan penghasilan), dan memungkinkan pemerintah membiayai layanan publik yang memperkuat produktivitas. 

Namun, bila kelas menengah menyusut atau bergeser ke informalitas, penerimaan pajak dapat melemah, fenomena yang tecermin dari kekhawatiran pemerintah terhadap penurunan pengeluaran konsumen. 

Keempat, kelas menengah dianggap sebagai effect multiplicator terhadap investasi domestik. Permintaan kelas menengah mendorong investor untuk memasok produk dan layanan baru. Akan tetapi, bila permintaan melemah, investasi menjadi lebih prudent

Akibatnya, lapangan kerja formal tidak tumbuh cukup untuk menopang kenaikan kelas menengah. Beberapa analisis menunjukkan bahwa pertumbuhan pekerjaan formal relatif stagnan daripada kebutuhan untuk memperluas kelas menengah. (*) 

*) Pemerhati kebijakan publik dan peneliti di Institute of Global Research for Economics, Entrepreneurship, and Leadership.

 

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: