Aksera Gelar Pameran Seni Bertajuk Jam Kos00ng, Gaungkan Kebebasan Senyap

Aksera Gelar Pameran Seni Bertajuk Jam Kos00ng, Gaungkan Kebebasan Senyap

Pameran Seni Aksera Bertajuk Jam Kos00ng di Gedung Khrisna Mustajab, Dukuh Kupang, Surabaya-Mirna Maulani Firnanda-Harian Disway

SURABAYA, HARIAN DISWAY - Akademi Seni Rupa SURABAYA (Aksera) menggelar pameran seni dengan mengangkat tema Jam Kos00ng di Gedung Khrisna Mustajab, Dukuh Kupang, SURABAYA. pameran tersebut berlangsung sejak 22 Januari hingga 11 Maret 2026. 

Anda sudah tahu, Aksera merupakan akademi seni rupa yang pernah eksis dan besar di Surabaya. Akademi tersebut telah berdiri sejak 1967. Awalnya bertempat di Galeri Dewan Kesenian Surabaya, Balai Pemuda, Surabaya.

Namun, sekitar tahun 1986-an, Aksera resmi dipindahkan ke Gedung Khrisna Mustajab oleh Pemerintah Kota Surabaya, dengan dalih penataan ulang di Balai Pemuda.

Seiring berjalannya waktu, Aksera kini tidak lagi menjadi akademi seni rupa. Melainkan galeri seni yang digunakan para seniman untuk memamerkan karya-karyanya.

BACA JUGA:Pameran Seni The Right to Slow Down di Galeri Tujujati Sadarkan Pentingnya Ambil Jeda

BACA JUGA:Pameran Galasteria 2026 Jadi Ajang Unjuk Karya, Sketsa Manga Chibi Mencuri Perhatian

Jam Kos00ng dan Kebebasan Senyap

Agung Tato, seniman sekaligus inisiator pameran seni tersebut memaparkan bahwa tema Jam Kos00ng berangkat dari pemikiran untuk membebaskan diri. 


Aktivitas membuat keramik yang dapat dinikmati oleh pengunjung pameran seni-Mirna Maulani Firnanda-Harian Disway

"Biasanya pameran itu harus ada kurator, penulis. Pameran ini dibebaskan dari syarat-syarat itu. Jam kosong. Seperti di sekolah. Kalau tidak ada gurunya, kita bisa bebas," ujar Agung, kemudian tertawa.

Meski tanpa kurator dan penulis, pameran itu tetap memiliki seorang ekshibitor atau pendisplay karya. Konsep tersebut adalah konsep lanjutan dari kebebasan senyap.

"Sebagai penghormatan, saya hanya menampilkan nama seniman saja. Tidak ada keterangan selain itu," ujar Agung, lalu menunjukkan tag masing-masing karya lukisan yang dipajang tanpa penjelasan. 

BACA JUGA:Pameran Desain Grafis Unesa Galasteria 2026 Usung Tagline Navigasi Visual, Bajak Percepatan Masa Pendidikan

BACA JUGA:Mengingat Kenangan Lewat Seni, Vinautism Gallery Gelar Pameran Seni Rupa Rumah Ingatan

Shinta Bellinda, Seniman Karya Meramu

Shinta Bellinda, salah seorang peserta pameran, menjelaskan bahwa karyanya berjudul Meramu merepresentasikan pengalaman pribadinya. Dia hidup dalam tubuh yang terus-menerus meramu diri. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: