Kereta Urban dan SRRL Surabaya, Mana Lebih Dulu Dibangun?
Proyek SRRL diharapkan bisa meningkatkan kualitas transportasi massal di wilayah Metropolitan Surabaya.-KAI-
Untuk tahap pertama, akan dibahas mengenai pembangunan di segmen 1A dan 1B. Dengan anggaran awal mencapai Rp 5,4 triliun.
Segmen 1A meliputi Gubeng-Wonokromo-Waru-Sidoarjo. Sementara untuk segmen 1B meliputi rute pendek Gubeng-Pasar Turi. ”Dan yang akan dikerjakan lebih dulu segmen 1A,” kata Nyono.
Sementara untuk 1B akan menunggu proses ganti untung antara KAI dengan warga. Di sepanjang jalan itu memang ada beberapa permukiman penduduk yang membutuhkan pembebasan lahan.
BACA JUGA:Polemik Lahan Teluk Kumai: Pelindo Regional 3 Tegaskan Eksekusi Sudah Sesuai Putusan Inkracht
BACA JUGA:Bazar Ranmor Polrestabes Surabaya Kembalikan 52 Kendaraan ke Pemilik Sah
Nyono menyebut, ada perubahan skema dalam pelaksanaan SRRL ini. Semula, ada rencana rel SRRL berkonsep elevated atau berada di atas.
Namun, perkembangan terakhir, jalur SRRL akan ditempatkan berdampingan dengan rel eksisting yang ada. ”Entah nanti di sisi kanan atau kirinya,” paparnya.
Nyono mengatakan, proyek SRRL ini menjadi sangat penting bagi Jatim. Karena lalu lintas orang di sekitar wilayah Surabaya cukup sibuk setiap harinya.
Nyono mencatat, setiap hari ada 300 ribu perjalanan orang dari Sidoarjo menuju Surabaya. Sementara dari wilayah Gresik ada 250 ribu perjalanan orang setiap harinya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: