Mensesneg Prasetyo Hadi Respons Isu Reshuffle Kabinet: Belum Ada Kepastian
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) mengatakan pihaknya belum memutuskan sosok calon wakil menteri keuangan yang baru usai Thomas Djiwandono terpilih menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).-dok disway-
HARIAN DISWAY – Isu perombakan Kabinet Merah Putih kembali menguat. Presiden Prabowo Subianto dikabarkan tengah mempertimbangkan reshuffle dalam waktu dekat.
Jika terealisasi, ini akan menjadi perombakan kabinet kelima sejak Prabowo resmi dilantik pada 20 Oktober 2024. Spekulasi reshuffle mencuat seiring beredarnya sejumlah nama menteri dan pejabat setingkat menteri yang disebut berpotensi terdampak.
Antara lain Menko PMK Pratikno, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Kepala KSP Muhammad Qodari, Menkomdigi Meutya Hafid, Menteri HAM Natalius Pigai, hingga Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana.
Isu tersebut langsung menyita perhatian publik dan kalangan politik. Apalagi, reshuffle disebut-sebut sebagai langkah penyegaran kabinet untuk mempercepat agenda strategis pemerintahan Prabowo di tengah tantangan ekonomi dan geopolitik global.
BACA JUGA:Prabowo Dikabarkan Gelar Reshuffle Kabinet Siang Ini, Berikut Nama Menteri Berpotensi Dicopot
BACA JUGA:Isu Reshuffle Kabinet Menguat, Golkar Pasrah ke Prabowo, PDIP Pilih Fokus Program Internal
Namun, pemerintah sendiri belum mengonfirmasi kebenaran terkait isu ini. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan resmi terkait perombakan di kementerian lain.
“Memang ada jabatan Wakil Menteri Keuangan yang ditinggalkan beliau (Thomas Djiwandono,Red) karena menjabat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia,” ujar Prasetyo saat ditemui pada Rabu, 28 Januari 2026 lalu.
Menurutnya, posisi Wamenkeu tersebut belum akan segera diisi karena proses pergantian jabatan yang masih berjalan. Pemerintah juga memastikan setiap keputusan diambil melalui mekanisme yang matang dan sesuai aturan.
Mensesneg juga menyatakan bahwa sejauh ini belum ada pembahasan resmi mengenai pergantian menteri atau pejabat setingkat menteri lainnya. Dengan kata lain, isu reshuffle yang berkembang masih bersifat spekulatif.
BACA JUGA:PSI Gelar Rakernas di Makassar, Prabowo Tak Diundang, Ini Alasannya
BACA JUGA:Strategi Menuju Swasembada Energi: Prabowo Minta Cadangan BBM Nasional Ditambah Jadi 3 Bulan
Meski demikian, dinamika politik di sekitar Istana terus bergerak. Publik menanti langkah Presiden Prabowo dalam meramu ulang komposisi kabinet, terutama untuk memastikan efektivitas kerja pemerintahan ke depan.
Apakah reshuffle benar-benar akan dilakukan dalam waktu dekat, atau sekadar isu yang berkembang di ruang publik, masih menjadi tanda tanya. Namun, perhatian kini mengarah ke Istana. Semua menunggu keputusan final Presiden Prabowo Subianto.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: