Raheem Sterling Resmi Tinggalkan Chelsea, Masa Depan Masih Belum Jelas
Raheem Sterling berstatus bebas transfer usai tinggalkan Chelsea, dengan Tottenham menjadi opsi paling masuk akal setelah Napoli mundur.--Getty Images
HARIAN DISWAY - Raheem Sterling akhirnya menyampaikan pernyataan publik pertamanya setelah kontraknya dengan Chelsea resmi berakhir melalui kesepakatan bersama.
Dalam unggahan singkat di Instagram, pemain sayap berusia 31 tahun itu menuliskan pesan sederhana tentang fokus pada masa depan dan rasa syukur atas apa yang telah ia jalani.
Kepergian Sterling dari Chelsea menandai akhir periode yang sulit dalam kariernya. Selama enam bulan terakhir, ia hampir tidak mendapat kesempatan bermain dan tersingkir dari rencana utama klub.
Meski demikian, rekam jejak Sterling menunjukkan bahwa ia masih memiliki nilai tinggi. Ia telah empat kali menjuarai Premier League dan musim lalu masih terlibat dalam fase semifinal Liga Champions.
Dengan usia yang belum terlalu tua untuk pemain depan dan pengalaman panjang di level tertinggi, Sterling diyakini masih mampu bersaing di kompetisi elite.
Namun, statusnya sebagai pemain bebas transfer juga membuat masa depannya menjadi topik spekulasi, terutama terkait klub mana yang sanggup memenuhi kebutuhan teknis dan finansialnya.
BACA JUGA:Napoli vs Chelsea 2-3: Brace Joao Pedro Antar The Blues ke 16 Besar Liga Champions UEFA
BACA JUGA:Jelang Napoli vs Chelsea: Antonio Conte Sebut Badai Cedera Masih Menghantui
Napoli Mundur, Faktor Gaji Jadi Kendala Utama

Chelsea bersiap melakukan perombakan besar dalam skuadnya menjelang penutupan bursa transfer musim panas, diantaranya Raheem Sterling menjadi salah satu sorotan utama-Tangkapan layar Instagram@sterling7-
Napoli sempat disebut sebagai salah satu klub yang tertarik pada Sterling. Namun peluang tersebut praktis tertutup setelah pernyataan dari direktur olahraga Napoli, Giovanni Manna.
Ia menegaskan bahwa meskipun Sterling adalah pemain berkualitas, situasi saat ini membuat transfer tersebut sulit diwujudkan. Menurut Manna, Sterling sudah lama tidak bermain secara reguler, dan tuntutan finansialnya tergolong tinggi.
Napoli memang pernah melakukan komunikasi dengan pihak Sterling pada bursa transfer musim panas lalu, tetapi kondisi saat ini dinilai tidak memungkinkan.
Sebelum kontraknya diputus, Sterling dilaporkan menerima gaji sekitar £325 ribu (sekitar Rp 7,5 miliar) per pekan di Chelsea.
Angka tersebut menjadi salah satu faktor utama yang membuat banyak klub Eropa berpikir dua kali. Napoli sendiri menyatakan bahwa kebutuhan gaji Sterling berada di luar batas anggaran klub.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: sport illustrated