Rektor Umsida Buka Entre Vibes Vol. 1, Wadah Kreativitas Mahasiswa dan UMKM Muhammadiyah
Rektor Umsida Dr Hidayatulloh MSi, resmi membuka Umsida Entre Vibes Vol. 1 di Aula Nyai Walidah, Kamis, 29 Januari 2026.-Entre Vibes Vol. 1-Entre Vibes Vol. 1
Ia menambahkan, kegiatan ini juga menghadirkan tenant KWU yang diisi mahasiswa dari berbagai program studi. Mereka diberi ruang membuka usaha dengan produk beragam—kuliner, aksesori, hingga karya kreatif lainnya.
“Nanti ada penilaian tenant, mulai dari tenant terbaik yang dinilai dosen hingga tenant terfavorit yang dipilih peserta,” jelasnya.
Selain tenant mahasiswa, Umsida Entre Vibes Vol. 1 juga menggandeng UMKM dari luar kampus untuk meramaikan bazar. Tersedia pula layanan konsultasi usaha gratis, seperti pengurusan NIB, sertifikasi halal, dan kebutuhan usaha lainnya.
BACA JUGA:Tujuh Program Umsida Bantu Warga Kampus dan Masyarakat
BACA JUGA:Potensi Perbedaan Muhammadiyah dan Pemerintah Terkait Penetapan Awal Puasa Ramadan 2026
Seminar Nasional Digipreneur Hadirkan Ahli E-Commerce
Salah satu agenda utama adalah Seminar Nasional Digipreneur dan Digital Marketing, yang terbuka untuk umum dan dihadiri sekitar 700–800 peserta dari kalangan mahasiswa, pelajar SMA/SMK, masyarakat umum, universitas lain, hingga organisasi perempuan seperti Aisyiyah.
Dua narasumber tampil: Gunawan Prianto SKom MM, Jr Associate Business Development Event & Partnership Shopee Indonesia, dan Dr Imelda Dian Rahmawati SE Ak MAkCA, dosen Program Studi Akuntansi sekaligus Direktur Direktorat Keuangan Umsida.
“Setelah memahami pengelolaan keuangan, pelaku usaha dapat melangkah ke tahap berikutnya, yaitu mempromosikan produk secara digital,” terang Esa.
Lomba Digipreneur dan Produk Inovasi Dipadatkan dalam Satu Hari
Lomba digipreneur dan lomba produk inovasi diikuti peserta secara berkelompok. Setiap tim terdiri dari satu hingga lima orang, baik dari pelajar SMA/SMK maupun mahasiswa.
Sebelum hari pelaksanaan, peserta telah melalui tahapan seleksi. Pada acara puncak, dipilih lima finalis terbaik lomba digipreneur dan empat finalis terbaik lomba produk inovasi.
Penilaian dilakukan secara objektif melalui presentasi proposal bisnis dan sesi tanya jawab dengan dewan juri. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: