Chelsea Dicemooh Fans Sebelum Comeback, Liam Rosenior Buka Suara
Chelsea bangkit dari ketertinggalan dan cemoohan fans untuk mengalahkan West Ham 3-2, dengan Rosenior memahami kritik suporter.--Getty Images

Selebrasi Joao Pedro usai perkecil ketertinggalan Chelsea lawan West Ham (1-2) dalam laga Premier League 2025/2026 matchday ke-24, Minggu 1 Februari 2026-Peter Cziborra-Reuters
Pelatih yang menggantikan Enzo Maresca Chelsea itu juga menyadari bahwa dirinya masih dalam proses mendapatkan kepercayaan penuh dari para pendukung. Menurutnya, hanya hasil di lapangan yang bisa menjadi jawaban.
"Ini tanggung jawabku. Saya berharap suatu hari nanti mereka akan mengatakan ini adalah keputusan terbaik yang pernah dibuat klub. Tapi saya tidak bisa fokus ke sana sekarang. Fans ingin trofi, aku juga kepingin," katanya.
Liam Rosenior mengakui, beberapa pemain sempat terpancing oleh ejekan penggemar saat turun minum. Trevor Chalobah bahkan "menghadapi" tribun penonton, dan bersitegang dengan mereka.
BACA JUGA:Rating Pemain Chelsea Usai Kalahkan Napoli 2-3: Joao Pedro MOTM!
BACA JUGA:Chelsea Tarik Aaron Anselmino dari Dortmund, Krisis Bek Jadi Penyebab
Lagi-lagi, sang pelatih memaklumi sikap fans. Chelsea adalah klub besar yang tuntutannya berat. Tapi ia juga mengingatkan bahwa di akhir laga, pendukung bersorak untuk Chalobah.
"Para penggemar membayar mahal untuk menonton kami bermain. Mereka menuntut kami, minimal menang duel saja dulu," kata Rosenior. "Aku merasa, di babak pertama, kami berlarian ke sana kemari tanpa tujuan," ucapnya.
"Tapi aku harus memberikan pujian kepada tim, juga para pemain pengganti yang masuk. Enzo Fernandez luar biasa selama 95 menit. Dan pada akhirnya kami menunjukkan apa yang dituntut para penggemar dalam hal apa yang kami berikan kepada klub ini," papar pelatih berkacamata itu.
Rosenior menambahkan bahwa awal musim Chelsea sejauh ini masih tergolong positif. "Enam kemenangan dari tujuh pertandingan bukanlah awal yang buruk," tutupnya.
Kemenangan tersebut bukan hanya menjaga momentum Chelsea, tetapi juga menjadi bukti karakter tim yang mampu bangkit di bawah tekanan besar dalam laga penuh emosi. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: goal.com