Fernando Alonso Terpaksa Mundur dari GP China Akibat Alami Getaran Mesin Honda
Fernando Alonso alami getaran hebat dari unit daya mesin honda di GP China-astonmartinf1-x
HARIAN DISWAY- Pembalap Aston Martin F1 Team, Fernando Alonso, mengalami akhir pekan sulit pada seri GP China setelah mobilnya dilanda masalah getaran serius dari unit daya Honda. Gangguan tersebut membuat pembalap Spanyol itu tidak mampu menyelesaikan balapan di Sirkuit Shanghai.
Balapan tersebut menjadi momen mengecewakan bagi tim Aston Martin karena kedua mobil mereka gagal mencapai finis. Rekan setim Alonso, Lance Stroll juga harus menghentikan balapannya lebih awal akibat masalah pada sistem baterai mobilnya.
Masalah yang dialami Alonso berkaitan dengan getaran mesin yang sangat kuat selama balapan berlangsung. Getaran tersebut tidak hanya memengaruhi performa mobil, tetapi juga kondisi fisik sang pembalapp di dalam kokpit.
"Tingka getaran sangat tinggi hari ini, Dari lap ke-20 hingga ke-35, saya sedikit kesulitan untuk menghentikan tangan dan kaki saya," ujar Alonso.

Alami getaran hebat dari mesin honda, Fernando Alonso terpaksa mundur dari GP China 2026-astonmartinf1-x
BACA JUGA:GP China 2026: Russell Juara Sprint Race, Bertahan dari Serangan Hamilton-Leclerc
BACA JUGA:Dua Balapan Timur Tengah Dicoret! Kalender F1 2026 Susut Jadi 22 Seri
Alonso mengungkkapkan bahwa getaran mulai terasa sangat menggangu setelah beberapa lap pertama. Kondisi tersebut bahkan membuatnya mengalami kesulitan merasakan anggoota tubuhnya saat mengendalikan mobil.
Situasi tersebut membuat Alonso mempertimbangkan untuk menghentikan balapan lebih awal. Dengan posisi yang sudah tertinggal jauh dari para pesaing, melanjutkan balapan dianggap tidak memberi keuntungan berarti bagi tim.
MenurutAlonso, masallah getaran sebenarnya sudah muncul sejak sesi sebelumnya sepanjang akhir pekan balapan. Namun kondisi tersebut terasa jauh lebih parah saat balapan berlangsung.
Pihak Honda sebelumnya telah mencoba mengurangi getaran yang muncul sejak masa pramusim. Namun perbaikan yang dilakukan disebut bAlonso hanya bersifat sementara dan tidak sepenuhnya efektif dalam kondisi balapan yang sebenarnya.
Pendekatan tersebut memang membantu mengurangi getaran dalam beberapa situasi. Namun ketika mobil mebutuhkan performa penuh, terutama saat melakukan manuver menyalip atau mengisi ulamg energi, masalah getaran kembali muncul.
BACA JUGA:Russell Tak Tersentuh! Mercedes Kuasai Sprint Kualifikasi GP China 2026
BACA JUGA:Awal Era Baru F1? Mercedes Tinggalkan Red Bull dan McLaren 1 Detik di Kualifikasi Australia
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: