Perez Akui Blunder di GP China 2026, Rugikan Rekan Setim Sejak Lap Awal
Sergio Perez akui menyesal telah menimbulkan insiden tabrakan dengan Bottas-CadillacF1-x
HARAIN DISWAY- Pembalap Sergio Perez mengungkapkan penyesalannya setelah terlibat insiden dengan rekan setimnya pada lap pertama di GP China. Ia menilai kejadian tersebut sangat merugikan tim karena terjadi saat balapan baru saja dimulai.
Ia menyebut insiden itu sebagai salah satu perasaan terburuk yang bisa dialami pembalap F1 sepanjang karirnya di lintasan. Terlebih karena kejadian tersebut melibatkan rekan satu tim sendiri yang seharusnya bekerja sama untuk meraih hasil maksimal bagi tim.
Insiden tersebut terjadi saat Perez berduel ketat dengan Valtteri Bottas di tikungan awal pada lap pembuka balapan. Keduanya berada dalam situassi saling berebut posisi sehingga ruang gerak menjadi sangat terbatas dan penuh resiko.
Perez melihat adanya celah di sisi dalam dan mencoba memanfaatkannya untuk melakukan manuver menyalip. Namun celah tersebut ternyata menutup dengan cepat sehingga menyebabkan kontak antar mobil yang tidak bisa dihindari.

Sergio Perez menyesal setelah insiden tabrakan dengan rekan setimnya, Valtteri Bottas di GP China 2026-CadillacF1-x
BACA JUGA:Kontroversi Winglet Halo Scuderia Ferrari di GP China 2026, FIA Turun Tangan
BACA JUGA:Inovasi Aerodinamika Ferrari dan Haas Jadi Sorotan di GP China 2026, Mercedes Tetap Dominan
Akibat benturan tersebut, Perez kehilangan kendali mobilnya hingga berputar di lintasan dan keluar dari jalur ideal. Ia pun kehilangan banyak waktu berharga yang membuatnya langsung tertinggal dari rombongan pembalap di depannya.
Kondisi itu memaksanya untuk memulai kembali balapan dari posisi belakang dengan tekanan yang lebih besar. Hal ini jelas menyulitkan strateginya karena harus mengejar ketertinggalan di tengah persaingan yang ketat.
Sementara itu, Bottas mengalami kerusakan pada bagian lantai mobil akibat kontak yang terjadi. Kerusakan tersebut berdampak pada performa mobilnya, terutama dalam keseimbangan dan kecepatan di lintasan lurus maupun tikungan.
Meski mengalami kerusakan cukup signifikan, Bottas tetap mampu melanjutkan balapan hingga mencapai garis finish. Ia menunjukkan ketahanan dan konsistensi yang baik meskipun harus mengemudi dengan kondisi mobil yang tidak ideal.
BACA JUGA:Antonelli Menang Dramatis di GP China 2026, Mercedes Dominan di Shanghai
BACA JUGA:Carlos Sainz Kritik Regulasi Baru F1 2026, Sebut Balapan Tidak Lagi Ideal
Perez secara terbuka langsung mengakui bahwa insiden tersebut sepenuhnya merupakan kesalahannya sebagai pembalap. Ia menilai keputusan untuk mengambil celah tersebut merupakan bentukk kesalahan penilaian dalam membaca situasi di lintasan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: