Kurs Rupiah Hari Ini Tembus Rp17.916 per Dolar AS, Makin Dekati Level Rp18.000!

Kurs Rupiah Hari Ini Tembus Rp17.916 per Dolar AS, Makin Dekati Level Rp18.000!

Kurs rupiah terhadap dolar AS kembali melemah dan menyentuh Rp17.916 per dolar AS pada perdagangan 3 Juni 2026.-Tangkapan Layar-

JAKARTA, HARIAN DISWAY – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali menunjukkan tekanan pada perdagangan Rabu, 3 Juni 2026. 

Berdasarkan pantauan pukul 10.35 WIB, kurs USD/IDR berada di level Rp17.916 per dolar AS, atau mendekati level psikologis Rp18.000 per dolar AS.

Pergerakan tersebut menandakan rupiah masih berada dalam tren pelemahan setelah sepanjang akhir Mei hingga awal Juni 2026 terus tertekan oleh kombinasi sentimen global dan domestik. 

BACA JUGA:Kurs Rupiah Hari Ini 7 Maret 2026, Dolar AS Tembus Rp16.900–Rp17.400

BACA JUGA:Gubernur BI Prediksi Kurs Rupiah Menguat Rp 15.800 Juni Nanti

Dalam sepekan terakhir, nilai tukar rupiah bergerak naik dari kisaran Rp17.700-an menuju Rp17.900-an per dolar AS. 

Data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia menunjukkan kurs referensi rupiah pada 22 Mei 2026 masih berada di level Rp17.717 per dolar AS. 

Angka tersebut kemudian naik menjadi Rp17.789 pada 26 Mei, Rp17.883 pada 29 Mei, dan Rp17.863 pada 2 Juni 2026. 

Jika dibandingkan posisi 22 Mei 2026, pelemahan rupiah hingga awal Juni telah mencapai sekitar 199 poin. 

BACA JUGA:Rupiah Terus Melemah, Ekonom Sebut Investor Bingung Koordinasi Kebijakan Pemerintah

BACA JUGA:Marwah Rupiah

Kondisi itu menempatkan rupiah sebagai salah satu mata uang dengan tekanan cukup besar di kawasan Asia dalam beberapa pekan terakhir.

Tekanan Global dan Arus Modal Asing

Sejumlah analis menilai pelemahan rupiah masih dipengaruhi oleh kuatnya dolar AS di pasar global. Ketegangan geopolitik internasional, ekspektasi suku bunga tinggi Amerika Serikat, serta meningkatnya permintaan aset safe haven membuat investor global cenderung menempatkan dana mereka pada instrumen berbasis dolar. 

Di dalam negeri, tekanan juga datang dari derasnya arus keluar modal asing. Sepanjang Mei 2026, investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih (net sell) di pasar saham Indonesia mencapai Rp19,4 triliun. Kondisi tersebut ikut menekan pasar keuangan domestik, termasuk nilai tukar rupiah. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: