Emil Audero Dilempari Flare oleh Suporter Inter, 3 Jari Pelaku Putus

Emil Audero Dilempari Flare oleh Suporter Inter, 3 Jari Pelaku Putus

Momen kiper Cremonese berdarah Indonesia, Emil Audero (kiri), bersama Federico Baschirotto (kanan), ketika menyapa para suporter usai laga menghadapi Inter Milan. Senin, 2 Februari 2026.--Instagram @uscremonese

HARIAN DISWAY - Sebuah insiden serius mewarnai laga Cremonese versus Inter Milan pada lanjutan giornata ke-23 Serie A 2025/2026. Ada suporter yang melempar flare (suar) ke arah lapangan. Flare itu mengenai kiper Cremonese Emil Audero.

Pertandingan itu berlangsung di Stadio Giovanni Zini pada Minggu malam atau Senin dini hari WIB, 2 Februari 2026. Laga berakhir 2-0 untuk Inter berkat gol Lautaro Martinez dan Piotr Zielinski di babak pertama.

Nah, aksi pelemparan flare itu terjadi di awal babak kedua. Tepatnya sekitar menit ke-49. Tiba-tiba saja, terdengar ledakan keras disertai kepulan asap.

Sejenak kemudian, Emil Audero, yang juga kiper Timnas Indonesia itu, bersimpuh sambil menutupi wajah. Berusaha menghindarkan asap perih dari matanya.

BACA JUGA:Cremonese vs Inter Milan 0-2: Emil Audero Gagal Bendung Lautaro-Zielinski

BACA JUGA:Prediksi Skor Cremonese vs Inter Milan: Kondisi Kedua Tim dan Perkiraan Line Up

Insiden itu membuat pertandingan dihentikan sementara oleh wasit. Tim medis masuk untuk memeriksa Audero. Kiper 29 tahun itu mengalami luka ringan berupa goresan dan bekas terbakar di bagian kaki.

Namun, ia tak membutuhkan penanganan terlalu lama. Begitu asap mereda, Audero langsung kembali ke lapangan dan melanjutkan pertandingan.


Cremonese vs Inter Milan 0-2: Emil Audero cs gagal bendung Lautaro-Zielinski. Foto: Kiper Cremonese Emil Audero terjatuh saat terkena lemparan flare, 2 Februari 2026. -Marco M Mantovani-Getty Images via AFP

Namun, situasi di tribun malah memanas beberapa menit kemudian. Terdengar ledakan lain dari arah pendukung Inter. Kali ini, flare tidak mengenai pemain, namun memicu keributan di sektor suporter tim tamu.

Mayoritas pendukung menemukan pelaku pelemparan flare itu, dan mereka berang. Ia dianggap membahayakan keselamatan pemain dan berpotensi membuat laga dihentikan atau berujung sanksi berat bagi klub.

BACA JUGA:Cremonese vs Verona 0-0, Emil Audero Selamatkan Poin I Grigiorossi

BACA JUGA:Juventus vs Cremonese 5-0, Emil Audero Gagal Bendung Keganasan Bianconeri

Menurut laporan media Italia La Gazzetta dello Sport dan Corriere della Sera, pelaku akhirnya berhasil diidentifikasi. Ia datang ke rumah sakit di Cremona dengan luka serius di tangannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: berbagai sumber