Arteta Santai Hadapi Kritik, Arsenal Fokus Lawan Chelsea di Semifinal Carabao Cup

Arteta Santai Hadapi Kritik, Arsenal Fokus Lawan Chelsea di Semifinal Carabao Cup

Mikel Arteta menanggapi santai kritik soal gaya bermain Arsenal dan menegaskan timnya kini fokus menuntaskan misi lolos ke final Carabao Cup melawan Chelsea.--AFP

HARIAN DISWAY - Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, menanggapi santai kritik yang dilontarkan Paul Scholes terkait gaya bermain timnya. Mantan pemain Manchester United itu sebelumnya menyebut Arsenal berpotensi menjadi tim “paling membosankan” jika menjuarai Liga Inggris musim ini.

Scholes menilai permainan Arsenal kurang mengalir di lini depan dan terlalu sering mengandalkan situasi bola mati. Meski mengakui efektivitas mereka, ia berpendapat Arsenal tidak memiliki daya tarik seperti tim-tim juara sebelumnya.

Menjelang laga semifinal Carabao Cup melawan Chelsea, Arteta membantah anggapan tersebut. 

Ia mengatakan bahwa pandangan dari luar Inggris justru sangat berbeda dan Arsenal dinilai sebagai tim yang menarik untuk ditonton.

“Saya justru mendengar hal yang sebaliknya. Di Eropa, kami dianggap sebagai tim yang paling menarik, dengan jumlah gol dan clean sheet terbanyak,” kata Arteta.

Arteta juga menambahkan bahwa perbedaan pendapat adalah hal yang wajar dalam sepak bola dan ia memilih fokus pada timnya sendiri.

BACA JUGA:Real Madrid Pantau Bintang Muda Arsenal Lewis Skelly, Siapkan Proyek Jangka Panjang

BACA JUGA:Agen Sandro Tonali Bantah Negosiasi dengan Arsenal, Juventus Masih Buka Peluang Transfer

Performa Arsenal Didukung Data


Selebrasi Viktor Gyokeres usai buat Arsenal unggul 3-1 atas Inter Milan dalam laga Liga Champions 2025/2026 matchday ke-7, Rabu 21 Januari 2026-Fabrizio Carabelli-PA

Jika melihat catatan musim ini, klaim Arteta memang didukung oleh statistik. Arsenal tampil konsisten di berbagai kompetisi dan menunjukkan performa kuat baik di level domestik maupun Eropa.

Di Liga Champions, Arsenal mencatatkan rekor dengan memenangkan seluruh delapan pertandingan fase liga. Sementara di Premier League, mereka berada di puncak klasemen dengan keunggulan enam poin atas Manchester City.

Dari sisi produktivitas, Arsenal tetap tajam. Viktor Gyokeres menjadi pencetak gol terbanyak tim di liga dengan enam gol, menunjukkan lini serang tetap berjalan efektif.

Arsenal juga sangat berbahaya dalam situasi bola mati. Hingga saat ini, mereka telah mencetak 17 gol dari skema tersebut, jumlah tertinggi dibandingkan klub lain. 

Keunggulan itu menjadi salah satu faktor utama kesuksesan mereka, meski kerap menjadi bahan kritik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: goal.com