Minim Lari di Real Madrid, Didier Deschamps Bela Kylian Mbappe
Selebrasi Kylian Mbappe usai cetak gol kemenangan Real Madrid melalui penalti lawan Rayo Vallecano dalam laga La Liga 2025/2026 jornada ke-22, Minggu 1 Februari 2026--@MadridUniversal-X
HARIAN DISWAY - Kylian Mbappe kembali menjadi sorotan dalam beberapa pekan terakhir terkait kontribusi tanpa bola dalam skema permainan Real Madrid.
Penyerang asal Prancis itu disebut sebagai salah satu pemain dengan jarak tempuh terendah di dalam skuad Los Blancos (julukan Real Madrid).
Isu tersebut terus dibahas selama sekitar 18 bulan terakhir dan akhirnya mendapat komentar dari pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps.
Meski demikian, Mbappe tetap menjadi sosok yang tak tergantikan di bawah arahan pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa.
Secara statistik, performanya musim ini sangat tajam. Mantan bintang Paris Saint-Germain (PSG) tersebut telah mencetak 37 gol dari 30 penampilan di semua kompetisi, menjadikannya salah satu pemain paling produktif di Eropa.
BACA JUGA:Martin Zubimendi Tepis Rumor ke Real Madrid, Ini Alasannya
BACA JUGA:Real Madrid Tanpa Vinicius dan Bellingham Lawan Valencia, Arbeloa Dalam Dilema

Kylian Mbappe dan Didier Deschamps sudah baikan, puji kepemimpinan Donatello. Foto: Mbappe berbicara dengan Deschamps di sela latihan timnas Prancis, 21 Maret 2025. -Franck Fife-AFP
Namun, kontribusinya dalam fase bertahan dan intensitas pressing kembali dipertanyakan, terutama menjelang akhir masa kepelatihan Xabi Alonso di Bernabeu. Kritik tersebut kini mendapat tanggapan langsung dari Didier Deschamps.
Dikutip dari Football Espana, Deschamps mengakui bahwa Mbappe memang bukan pemain yang menempuh jarak lari sejauh rekan-rekannya. Meski begitu, ia menilai kontribusi sang pemain seharusnya tidak diukur semata dari statistik jarak tempuh.
“Tidak semua pemain harus berlari sama. Jika Anda mengharapkan dia berlari minimal 11 kilometer setiap pertandingan, lebih baik tidak perlu berharap, karena itu tidak akan terjadi,” ujar Deschamps.
“Suka atau tidak, Kylian (Mbappe) adalah idola banyak orang. Ia sering dicitrakan sebagai sosok egois dan individualis. Memang, seorang striker harus memiliki sifat itu. Namun, di Timnas Prancis, saya bisa memastikan bahwa ia berperilaku layaknya seorang kapten,” tambahnya.
BACA JUGA:Real Madrid Dapat Kabar Baik, Alexander-Arnold Bisa Main Lawan Valencia
BACA JUGA:Enzo Fernandez Ingin ke Real Madrid, Chelsea Pasang Harga Tinggi
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: football espana