Rating Pemain Inter Milan Usai Hajar Sassuolo 5-0: Federico Dimarco Tertinggi
Potret wing-back Inter Milan, Federico Dimarco, ketika menerima penghargaan pemain terbaik di laga kontra Sassuolo. Senin, 9 Februari 2026.--Instagram @interclubksa
HARIAN DISWAY - Inter Milan kembali menunjukkan alasan mengapa mereka layak menjadi capolista alias pemuncak klasemen sementara Serie A. Bertamu ke markas Sassuolo, pasukan Cristian Chivu pesta besar.
Bertandang ke Mapei Stadium pada Senin, 9 Februari 2026 dini hari WIB, Lautaro Martinez dkk begitu garang. Lima gol bersarang, clean sheet terjaga, dan jarak dengan para pesaing makin melebar.
Gol pembuka Yann Bisseck pada menit ke-11 langsung mengangkat kepercayaan diri tim tamu. Sebelum Marcus Thuram menambah gol pada menit ke-28.
Selepas jeda, intensitas Inter Milan tak turun sedikit pun. Lautaro Martinez dan Manuel Akanji berhasil menambah keunggulan. Masing-masing pada menit ke-50 dan 53.
BACA JUGA:Sassuolo vs Inter Milan 0-5: Jay Idzes Cs Tak Sanggup Bendung Nerazzurri
BACA JUGA:Inter Milan Siapkan Kontrak Baru untuk Cristian Chivu, Durasi dan Gaji Bakal Naik
Petaka bagi Sassuolo datang pada menit ke-55. Bek seniornya, Nemanja Matic, menerima kartu kuning kedua. Jay Idzes dkk pun harus bermain dengan 10 orang.

Sassuolo vs Inter 0-5, Jay Idzes dkk gagal bendung Nerazzurri. Foto: Lautaro Martinez merayakan gol ketiga Inter di kandang Sassuolo, 9 Februari 2026.-Alessandro Sabatini-Getty Images via AFP
Keunggulan jumlah pemain membuat Nerazzurri (julukan Inter Milan) semakin leluasa menekan dan akhirnya menutup malam lewat gol Luis Henrique.
Di balik hujan gol itu, ada satu sosok yang terus menjadi sumber bahaya meski tak ikut mencatatkan nama di papan skor. Ia adalah Federico Dimarco.
Wing-back Italia tersebut menghadirkan pengaruh luar biasa dari sisi kiri. Ia menyuplai tiga assist dan berkali-kali membuka ruang bagi rekan-rekannya.
BACA JUGA:Liverpool Gagalkan Transfer Curtis Jones ke Inter Milan, Arne Slot Buka Suara
BACA JUGA:Suporter Inter Milan yang Lempar Petasan ke Emil Audero Akhirnya Minta Maaf
Namun kemenangan ini bukan hanya milik satu pemain. Lini demi lini bekerja dengan disiplin, rapi, dan efisien, membuat Sassuolo nyaris tak punya napas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: berbagai sumber