Permainan Kartu Bapak dan Kurir Cilik Pererat Bonding Anak dengan Ayah
Permainan kartu dalam board game Bapak dan Kurir Cilik pererat bonding ayah maupun anak. -- SMSG
Namun, tentu saja untuk memainkannya dalam skala besar, dibutuhkan ukuran kartu yang juga lebih besar. Itu demi kenyamanan para pemain.
Masing-masing kurir bertugas menyiapkan dan mengirim paket. Ada kartu pesanan dan kartu kardus. Kartu pesanan terdiri dari kartu pesanan khusus dan umum. Adapun kartu kardus meliputi kartu kaleng ikan, kucing rakus, dan preman kucing.
Pemain dapat membuka terlebih dahulu kaleng ikan yang telah disusun secara acak. Lalu, pemain menjumlahkan angka yang menunjukkan jumlah gambar kaleng dalam kartu.
BACA JUGA:5 Permainan Tradisional yang Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Teman
BACA JUGA:Festival Anak Indonesia Hebat Hidupkan Kembali Permainan Tradisional di Surabaya

PERWAKILAN komunitas yang hadir dalam Belajaraya 2026 berfoto bersama Adhicipta R. Wirawan di Sekolah Cikal Surabaya. - Rosyidah Ariyati - Harian Disway
“Pemain harus menjumlahkan angka pada kaleng yang terbuka untuk mencapai target pesanan. Jika mendapatkan kartu Kucing Rakus, jumlah kaleng yang sudah dikumpulkan akan berkurang,” ucap Adhi.
Poin hanya didapatkan setelah pemain melakukan aksi kirim, yang ditandai dengan membalik kartu pesanan. Maksimal pengiriman dalam satu kali aksi adalah dua paket.
Selama paket belum dikirim, pemain lain dapat merebut paket tersebut jika mereka berhasil mengumpulkan jumlah kaleng yang sesuai di depo mereka.
Adhi sendiri saat ini aktif di PADAS. Komunitas itu memiliki kegiatan khusus, salah satunya adalah menggelar kegiatan bermain di ruang publik dan membuat board game.
BACA JUGA:Ajarkan Mitigasi Bencana kepada Anak-Anak lewat Permainan Kartu, Ada Kucing di Lho Awas! dan HIRO
Salah satu peserta asal Menganti, Rohdiansyah, mengatakan bahwa game itu dapat membuat anak menjadi lebih percaya diri dan meningkatkan kemampuan berhitung.
“Lingkungannya asyik dan banyak fasilitator yang komunikatif sehingga anaknya juga antusias dan semangat,” imbuhnya.
Lewat permainan Bapak dan Kurir Cilik itu, ayah dan anak dapat menjalin interaksi lebih dekat. Selain itu, penggunaan gawai jadi berkurang dan menjadi sarana edukasi dalam parenting. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: