SNBP 2026: Universitas Negeri Malang Pastikan Passing Grade Bukan Acuan Resmi

SNBP 2026: Universitas Negeri Malang Pastikan Passing Grade Bukan Acuan Resmi

UM tegaskan passing grade bukan penentu diterima atau tidaknya calon mahasiswa--pinterest

HARIAN DISWAYUniversitas Negeri Malang (UM) meluruskan informasi yang beredar terkait kelulusan jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Kampus menegaskan bahwa passing grade bukan penentu diterima atau tidaknya calon mahasiswa.

Informasi passing grade yang banyak beredar di masyarakat sering kali menimbulkan kesalahpahaman. Angka-angka itu disebut tidak pernah dirilis secara resmi oleh perguruan tinggi negeri.

Selama ini, passing grade sering dianggap sebagai nilai minimal untuk masuk ke program studi tertentu.

Namun, UM menegaskan bahwa angka yang beredar di internet biasanya hanya hasil prediksi dari pihak ketiga. Sehingga akurasinya tidak dapat dijamin untuk seleksi tahun 2026.

Penegasan serupa juga disampaikan Kepala Subdirektorat Seleksi UM, Rizky Firmansyah. Ia menyebut sistem SNBP tidak menggunakan patokan angka tertentu.

BACA JUGA:Daftar Prodi Baru SNBP 2026 di UI, ITB, IPB, ITS, dan Unpad, Cek Peluangnya!

BACA JUGA:Persiapan Seleksi SNBP 2026: Dokumen Wajib yang Harus Diunggah sebelum Deadline

Passing grade itu mitos. Sistem seleksi SNBP berbasis peringkat dan skor, bukan angka patokan tertentu,” tegas Rizky kepada awak media.

Dalam proses seleksi SNBP, penilaian dilakukan secara menyeluruh. UM menjelaskan bahwa komposisi penilaian terdiri dari 50 persen nilai rapor dan 50 persen komponen lain.

Komponen tambahan tersebut meliputi nilai mata pelajaran pendukung, sertifikat prestasi, serta portofolio khusus bagi pendaftar program studi seni dan olahraga.

UM juga membuka beberapa jalur seleksi masuk perguruan tinggi. Jalur nasional yang tersedia meliputi SNBP, Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), serta jalur mandiri.

BACA JUGA:Jelang SNBP 2026, Simak Tip Pilih Jurusan agar Peluang Lolos Lebih Besar

BACA JUGA:Pendaftaran SNBP 2026 Dibuka Hari ini, Strategi Akses Website Tanpa Lag

Dalam mekanisme SNBP, seleksi menggunakan sistem peringkat paralel. Artinya, jika suatu program studi menyediakan kuota 50 kursi, maka hanya 50 peserta dengan peringkat terbaik pada tahun berjalan yang akan diterima.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: medanaktual.com