Ditinggal Kante, Al-Ittihad Tawar Camavinga dari Real Madrid

Ditinggal Kante, Al-Ittihad Tawar Camavinga dari Real Madrid

Al-Ittihad incar Eduardo Camavinga sebagai pengganti N'Golo Kante dengan tawaran gaji fantastis dan jaminan menit bermain di posisi utama.--Getty Images

HARIAN DISWAY - Al-Ittihad resmi menjadikan gelandang Real Madrid, Eduardo Camavinga, sebagai target utama untuk menggantikan posisi N'Golo Kante yang memutuskan hijrah ke klub Turki, Fenerbahce. 

Kepergian Kante meninggalkan lubang besar di lini tengah klub asal Jeddah tersebut, mengingat statusnya sebagai jenderal lapangan tengah sekaligus pemain kunci dalam strategi tim. 

Manajemen Al-Ittihad kini bergerak agresif untuk mengamankan tanda tangan Camavinga, rekan senegara Kante, guna membuktikan kepada para penggemar bahwa ambisi klub untuk mendominasi Saudi Pro League tetap ada meskipun telah kehilangan salah satu pemain bintangnya.

Langkah tersebut bukan sekadar upaya mencari pengganti, melainkan sebuah pernyataan perang terhadap rival-rival besar seperti Al-Hilal dan Al-Nassr

Dengan menargetkan pemain muda yang sedang berada di puncak performa di Eropa, Al-Ittihad ingin menunjukkan bahwa mereka mampu mendatangkan pemain kelas dunia yang masih memiliki masa depan panjang, bukan sekadar pemain veteran yang mencari masa pensiun. 

Kante sendiri meninggalkan Arab Saudi setelah kesepakatan awalnya dengan Fenerbahce sempat dikabarkan batal, namun akhirnya ia memilih untuk kembali ke kancah sepak bola Eropa, yang memaksa Al-Ittihad untuk segera mencari suksesor dengan profil yang setara atau bahkan lebih baik secara potensial.

BACA JUGA:Tottenham Incar Endrick dari Real Madrid, Siapkan 100 Juta Euro

BACA JUGA:Real Madrid Incar Kees Smit, AZ Alkmaar Naikkan Harga Jual

Dilema Menit Bermain di Real Madrid


Real Madrid disebut siap menyertakan Eduardo Camavinga sebagai bagian dari kesepakatan merekrut Enzo Fernandez dari Chelsea-Tangkapan layar Instagram@camavinga-

Meskipun menarik Camavinga keluar dari Santiago Bernabeu tampak seperti misi mustahil, Al-Ittihad melihat adanya celah frustrasi pada sang pemain. 

Sejak bergabung dari Rennes pada 2021, Camavinga memang telah memenangkan semua trofi yang tersedia, namun ia belum sepenuhnya mengunci status sebagai pemain inti yang tak tergantikan. 

Situasi itu terus berlanjut bahkan setelah pergantian kepemimpinan di kursi pelatih Real Madrid, mulai dari Carlo Ancelotti, Xabi Alonso, hingga pelatih saat ini, Alvaro Arbeloa, yang baru menjabat sejak Januari lalu.

Di bawah asuhan Arbeloa, persaingan di sektor gelandang Los Blancos semakin ketat. Keberadaan Aurelien Tchouameni, Federico Valverde, dan Jude Bellingham membuat Camavinga sering kali harus puas memulai laga dari bangku cadangan.

BACA JUGA:Carvajal Terus Dicadangkan Real Madrid Meski Fit, Ini Penjelasan Arbeloa

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: goal.com