Ditinggal Kante, Al-Ittihad Tawar Camavinga dari Real Madrid

Ditinggal Kante, Al-Ittihad Tawar Camavinga dari Real Madrid

Al-Ittihad incar Eduardo Camavinga sebagai pengganti N'Golo Kante dengan tawaran gaji fantastis dan jaminan menit bermain di posisi utama.--Getty Images

BACA JUGA:Rating Pemain Real Madrid yang Kalahkan Valencai 2-0, Alvaro Carreras Terbaik

Musim ini, ia tercatat hanya menjadi starter dalam sembilan pertandingan La Liga dan tiga laga di Liga Champions. 

Yang lebih krusial, kemampuannya untuk bermain di berbagai posisi justru sering menjadi bumerang; ia lebih sering diturunkan sebagai bek kiri darurat dibandingkan posisi aslinya sebagai gelandang tengah. 

Al-Ittihad mencoba memanfaatkan situasi ini dengan menawarkan jaminan peran utama sebagai "bintang pertunjukan" di posisi favoritnya, sebuah janji yang sulit diberikan oleh Madrid saat ini.

Tawaran Fantastis dan Kebijakan Transfer Florentino Perez


Liverpool Goda Real Madrid dengan Tawaran Fantastis untuk Eduardo Camavinga-@camavinga-Instagram

Untuk memuluskan ambisi ini, Al-Ittihad dilaporkan siap menggelontorkan dana yang akan membuat Presiden Real Madrid, Florentino Perez, berpikir keras. 

Meskipun nilai pasar Camavinga berada di kisaran €60 juta (sekitar Rp 1,2 triliun) ke atas, klub Saudi tersebut memiliki sumber daya tanpa batas untuk mengajukan tawaran yang jauh melampaui angka tersebut.

Strategi mereka meniru kesuksesan Al-Ahli saat merekrut Gabri Veiga, yakni dengan memberikan gaji selangit yang berkali-kali lipat dari apa yang diterima sang pemain di Spanyol. 

Langkah tersebut menandai pergeseran strategi transfer Liga Saudi yang kini lebih fokus pada talenta elit di usia emas.

BACA JUGA:Real Madrid Pertimbangkan Alexis Mac Allister untuk Atasi Krisis Lini Tengah

BACA JUGA:Minim Lari di Real Madrid, Didier Deschamps Bela Kylian Mbappe

Real Madrid sebenarnya memiliki posisi tawar yang kuat karena Camavinga masih terikat kontrak hingga tahun 2029 dengan klausul pelepasan yang mencapai angka fantastis, €1 miliar (sekitar Rp 20 Triliun). 

Namun, Madrid memiliki kebijakan internal yang cukup terkenal: mereka tidak akan menahan pemain yang secara terang-terangan menyatakan keinginannya untuk pergi demi tantangan baru atau menit bermain yang lebih terjamin. 

Jika Camavinga merasa perkembangannya terhambat oleh rotasi pemain di Bernabeu, pintu keluar mungkin akan terbuka. 

Kehilangan Camavinga tentu akan menjadi guncangan besar bagi proyek jangka panjang Madrid, namun dengan tekanan finansial yang masif dari Al-Ittihad, bursa transfer musim panas mendatang dipastikan akan menjadi ujian berat bagi keteguhan hati raksasa Spanyol tersebut. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: goal.com