Bubur Laba, Menu Tradisional Tiongkok yang Mengawali Rangkaian Imlek

Bubur Laba, Menu Tradisional Tiongkok yang Mengawali Rangkaian Imlek

Berbagai bahan untuk membuat bubur Laba, menu pembuka rangkaian Imlek.-IC-China Daily

Kemudian aksara lainnya melambangkan daging. Mencerminkan tradisi kurban. Sebagai bentuk penghormatan dan rasa syukur.


Dalam tradisi Tionghoa, menyantap bubur Laba dipercaya membawa keberuntungan.-VCG-China Daily

Selain ritus spiritual, menyantap bubur Laba menjadi tradisi yang dikenal luas. Asal-usul kebiasaan itu memiliki beragam versi.

Ada yang menyebutkan berasal dari tradisi Buddhis. Ada pula yang meyakini fungsi lain bubur tersebut. Yakni untuk menjauhkan seseorang, terutama anak-anak, dari roh jahat.

BACA JUGA:Tren Baju Imlek 2026, Perpaduan Qipao Modern dengan Sentuhan Kain Wastra Nusantara

BACA JUGA:Hong Kong Sambut Tahun Kuda dengan Parade Ikonik dan Tradisi Imlek Semarak

Versi lain menyebut bubur Laba dibuat untuk mengenang sepasang suami istri miskin. Kisah mereka sebagai pengingat. Tentang nilai kesederhanaan dan empati sosial.

Terlepas dari perbedaan cerita, tradisi makan bubur Laba telah dikenal luas sepanjang sejarah. Mulai dari lingkungan istana kekaisaran hingga masyarakat biasa.

Bubur Laba yang dianggap paling autentik berkembang di wilayah Tiongkok utara. Khususnya Beiping atau Beijing saat ini.

Bahan utama bubur itu adalah beras dan beras ketan. Keduanya dimasak bersama aneka pelengkap. Terdapat berbagai bahan tambahan.


Bawang putih Laba, salah satu sajian yang dihadirkan pada bulan kedua belas dalam kalender lunar.-IC-China Daily

BACA JUGA:Pemerintah Siap Gelar Imlek Festival Perdana 2026, Usung Tema 'Harmoni Nusantara'

BACA JUGA:Ragam Perayaan Tahun Baru Imlek Di Berbagai Negara Asia

Seperti gula, kurma merah, biji teratai, kenari, kastanye, almond, longan, kismis, kacang merah, kacang tanah, dan biji teratai air.

Semua bahan tambahan itu kerap digunakan untuk memperkaya rasa. Masing-masing memiliki makna simbolis. Setiap bahan dipercaya membawa harapan akan kesehatan, kemakmuran, dan kebahagiaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: china daily