Bukan Hanya MU, De Zerbi Juga Jadi Incaran Liverpool dan Spurs Setelah Mundur dari Marseille
De Zerbi resmi tinggalkan Marseille dan kini masuk pertimbangan Manchester United sebagai calon manajer baru.-Kurt Desplenter-Getty Images
Dalam sebuah wawancara pada Januari lalu, ia bahkan secara terbuka menyatakan kecintaannya terhadap Premier League.

Roberto de Zerbi, pelatih Marseille yang menjadi kandidat pelatih Man United musim depan-Alex Martin-Getty Images
“Premier League adalah liga terbaik di dunia. Saya punya kenangan indah saat bekerja di Brighton. Itu pengalaman luar biasa, dan menurut saya liga ini terus berkembang menjadi lebih baik,” ujarnya.
Pernyataan tersebut tentu menjadi sinyal positif bagi United. Namun, mereka tidak bisa terlalu lama menunggu. Bagi United, situasi ini ibarat kesempatan emas. Mereka dapat langsung membuka negosiasi tanpa gangguan eksternal.
Pertanyaannya kini adalah apakah manajemen benar-benar yakin bahwa De Zerbi merupakan sosok yang tepat untuk memimpin proyek jangka panjang klub.
BACA JUGA:Momentum Carrick Berlanjut, Man United Sambut Pulihnya Mount dan De Ligt
BACA JUGA:Cari Pengganti Casemiro, Man United Ingin Bajak Sandro Tonali dari Newcastle
Alternatif Pelatih Lain dan Peran Michael Carrick
Meski De Zerbi menjadi kandidat yang relatif mudah didekati, Manchester United tidak terburu-buru mengambil keputusan. Penunjukan Michael Carrick sebagai pelatih sementara memberi klub waktu untuk mengevaluasi berbagai opsi sebelum menunjuk manajer permanen.
Beberapa nama lain juga masuk dalam daftar pertimbangan. Dari Premier League, Oliver Glasner yang akan meninggalkan Crystal Palace serta Andoni Iraola dari Bournemouth disebut-sebut sebagai kandidat potensial. Bahkan ada wacana ambisius untuk mencoba mendekati Unai Emery dari Aston Villa.

Oliver Glasner, pelatih Crystal Palace yang menjadi kandidat pengganti Ruben Amorim di Man United-Michael Driver-Getty Images
Jika ingin memperluas pencarian ke luar Inggris, United bisa mempertimbangkan Mauricio Pochettino yang melatih tim nasional Amerika Serikat, atau Thomas Tuchel yang menangani Inggris. Keduanya akan habis kontrak setelah Piala Dunia.
Sementara itu, Julian Nagelsmann masih terikat kontrak dengan Jerman hingga 2028, tetapi pendekatan tetap bisa dilakukan untuk mengukur minatnya kembali ke level klub.
Di sisi lain, Carrick sendiri tak bisa diabaikan. Dengan catatan empat kemenangan dan satu hasil imbang dari lima laga awal, ia telah memberikan kesan positif.
BACA JUGA:Man United vs Tottenham 2-0, Setan Merah Pepet Aston Villa di Klasemen
BACA JUGA:Rating Pemain Man United Usai Kalahkan Tottenham 2-0: Bruno Fernandes MOTM
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: sport illustrated