Dua RSUD Jatim Raih Predikat WBBM 2025, Khofifah Tegaskan Reformasi Birokrasi Harus Berdampak Nyata

Dua RSUD Jatim Raih Predikat WBBM 2025, Khofifah Tegaskan Reformasi Birokrasi Harus Berdampak Nyata

Ilustrasi -Humas Pemprov Jawa Timur -

“Reformasi birokrasi tidak berhenti pada indikator administratif. Ukurannya adalah dampak. Apakah masyarakat lebih mudah mengakses layanan? Apakah prosedur lebih sederhana? Apakah anggaran dikelola lebih akuntabel? Itu yang terus kita kawal,” ucap Khofifah.

Dia menekankan, integritas, akuntabilitas, dan orientasi hasil harus menjadi napas dalam setiap lini pelayanan publik di Jawa Timur.

BACA JUGA:Khofifah Kagumi Siswa SMKN 1 Buduran, Praktik Kerja Setara Industri Profesional

“Kita ingin setiap rupiah anggaran dikelola secara bertanggung jawab dan setiap layanan publik memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Inilah esensi reformasi birokrasi,” katanyi.

Menteri PANRB Rini Widyantini menyampaikan pembangunan Zona Integritas menjadi strategi utama dalam membangun budaya kerja berintegritas di instansi pemerintah. Reformasi birokrasi, merupakan fondasi penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan terpercaya.

“Pada tahun 2025, sebanyak 297 instansi pemerintah dari seluruh Indonesia berpartisipasi dalam pembangunan Zona Integritas, dan 133 unit kerja berhasil meraih predikat WBK dan/atau WBBM,” jelas Rini.

Penghargaan tersebut diharapkan menjadi energi kolektif untuk terus memperkuat integritas, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memastikan kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: