Insiden Valencia Ubah Peta Gresini, MotoGP Bahas Regulasi Pembalap Ketiga

Insiden Valencia Ubah Peta Gresini, MotoGP Bahas Regulasi Pembalap Ketiga

Fermin Aldeguer, saat di sirkuit Portimao portugal, pada November 2025--Twitter Fermin Aldeguer Mengual @aldeguer54

Kasus Aldeguer menjadi contoh nyata rapuhnya model saat ini. Ketika pembalap reguler cedera, tim harus bergerak cepat dengan solusi darurat, sering kali mengandalkan sumber daya pabrikan.

Kehadiran pembalap permanen ketiga memang akan memberikan stabilitas lebih besar bagi kejuaraan, tetapi juga membuka dinamika baru dalam hal kontrak dan anggaran.

BACA JUGA:Bukan Sekadar Downforce: Strategi Halus Ducati Menentukan Arah GP26

BACA JUGA:Marc Marquez Ungkap Cara Membaca Musim MotoGP dari Sepang

Masih harus dilihat apakah tim-tim akan menerima perubahan ini tanpa perlawanan. Sebab, menambah satu pembalap berarti tambahan biaya dalam kejuaraan dimana setiap euro sangat diperhitungkan di olahraga ini. 

Di Buriram nanti, perhatian akan tertuju pada Pirro. Pembalap veteran Italia itu memang tidak perlu membuktikan apa pun, tetapi ia tetap memikul tanggung jawab untuk membela tim yang berharap tampil kompetitif sejak awal musim.

Sementara itu, bagi Fermin Aldeguer, prioritasnya jelas: pulih secepat mungkin, dan yang terpenting, pulih sepenuhnya. Musim 2026 masih panjang. Di era baru MotoGP bersama Liberty Media, setiap absensi bisa saja memicu perubahan besar.(*) 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: