Menolak Menyerah di Mugello: Tekad Baja Marc Marquez Menuju GP Italia 2026

Menolak Menyerah di Mugello: Tekad Baja Marc Marquez Menuju GP Italia 2026

Marc Marquez, saat bersiap di garasi Ducati Lenovo, jelang latihan pertama GP Le Mans 2026--Twitter tmcblog @motoupdate

HARIAN DISWAY - Balapan melawan waktu dan rasa sakit, Marc Marquez membidik Sirkuit Mugello sebagai panggung pembuktian bahwa ambisinya merebut takhta juara dunia MotoGP 2026 belum padam, meski tim medis masih memegang kunci final keputusan tersebut.

Dinamika pasca-cedera Marc Marquez di GP Prancis awal bulan ini bergerak sangat cepat. Hanya berselang sehari setelah kecelakaan, pembalap asal Spanyol tersebut langsung menjalani operasi ganda untuk menangani patah tulang metatarsal kelima pada kaki kanan serta masalah pada bahu kanannya. Kini, proses rehabilitasinya dilaporkan kian intensif demi bisa segera kembali ke lintasan.

​Pada GP Catalan lalu, Marc Marquez terpaksa absen. Meski demikian, atmosfer kehadirannya tetap terasa di garasi Borgo Panigale. Dua motor Desmosedici miliknya tetap terparkir rapi di paddock, dikelilingi pesan dukungan dari tim.

​Harapan untuk melihat sang juara dunia sembilan kali itu kembali mengaspal mulai terbuka. Menjelang GP Italia (29-31 Mei), comeback Marc Marquez ke grid MotoGP bukan lagi hal mustahil. Namanya bahkan sudah tercantum dalam daftar peserta sementara (entry list).

Tunggu Lampu Hijau Tim Medis

​Melansir laporan Crash.net, masuknya nama Marc Marquez dalam daftar peserta merupakan prosedur wajib, namun belum menjadi jaminan mutlak ia bakal membalap. Marc Marquez dijadwalkan menjalani pemeriksaan medis krusial pada hari Kamis ini. Tim dokterlah yang nantinya memegang keputusan akhir apakah ia dinyatakan fit (fit to race) untuk mengaspal di Sirkuit Mugello.

​Jika ia lolos tes medis, praktis hanya butuh waktu dua minggu bagi Marc Marquez untuk kembali membalap pasca-operasi. Sebagai catatan, operasi bahu kanan kemarin bertujuan untuk mengeluarkan dua sekrup dan fragmen tulang dari bedah terdahulu yang sempat bergeser hingga menekan saraf radial. Karena tidak ada kerusakan struktural pada sendi, waktu pemulihan kali ini terhitung bisa jauh lebih cepat.

BACA JUGA:Efek Domino Bastianini: Karpet Merah Senna Agius Menuju MotoGP 2027

BACA JUGA:Pimpin Klasemen Moto2 Tapi Dicampakkan MotoGP, Manuel Gonzalez Alami Anomali Terbesar!

​Namun, manajemen Ducati memilih bersikap realistis dan tidak ingin terburu-buru. ​"Kami belum tahu pasti apakah dia akan balapan di Mugello. Dia akan menjalani tes medis minggu ini, dan kita lihat saja hasilnya nanti," ujar Davide Tardozzi, Manajer Tim Ducati Lenovo.

Pantang Menyerah Kejar Titel 2026

​Melalui akun Instagram pribadinya @marcmarquez93, pembalap berusia 33 tahun ini membagikan video pendek yang memperlihatkan fleksibilitas bahunya yang mulai membaik selama menjalani fisioterapi mandiri di rumah. "Ini tidak mudah, tetapi saya selalu bergerak maju," tulis Marquez.

​Kondisi kakinya pun dikabarkan sudah mencapai 80%. Bagi seorang juara dunia, kondisi 80% sering kali sudah lebih dari cukup untuk tampil kompetitif dibanding orang biasa.


Selebrasi Marc Marquez di depan penggemarnya, usai menangi GP Mugello 2025--Twitter Ruben Canales @RubCanales

​Meski absen di Le Mans dan Montmelo akibat masalah saraf yang mengganggu awal musimnya, Marc Marquez menegaskan belum menyerah dalam perburuan gelar juara dunia MotoGP 2026.

Saat ini, Marc Marquez masih tertinggal 85 poin dari sang pemuncak klasemen, Marco Bezzecchi. Kendati demikian, rival-rival kuat seperti Bezzecchi dan Jorge Martin tetap memandang Marc Marquez sebagai ancaman serius di sirkuit.

Kesehatan Jadi Prioritas Utama

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: