MotoGP Butuh Jendela Transfer? Rivola Buka Wacana di Tengah Panasnya Bursa 2027
Massimo Rivola, bos Aprilia MotoGP, saat mendampingi tim Aprilia Racing MotoGP di pengujian Sepang awal Februari 2026--Twitter M Sports @MSports_all
HARIAN DISWAY - Pasar balap MotoGP 2027 bahkan belum resmi dibuka, namun rumornya sudah berputar kencang di paddock. Kontrak yang berakhir pada penghujung 2026 memicu manuver dini para tim dan pembalap, menciptakan situasi tak nyaman di dalam garasi.
Di tengah “Silly Season” yang semakin panas, muncul satu wacana besar: MotoGP membutuhkan sistem jendela transfer resmi. Dukungan pun datang dari CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, yang menilai aturan semacam itu bisa membawa di tengah dinamika pasar yang kian pembohong.
Dengan siklus kontrak pembalap MotoGP yang akan berakhir pada penghujung tahun 2026, banyak tim mulai bergerak mengamankan jasa pembalap mereka mendekati standar regulasi baru pada tahun 2027.
Aprilia, misalnya, telah memperpanjang kontrak Marco Bezzecchi, sementara Marc Marquez dikabarkan segera memperbarui kesepakatannya dengan Ducati.
Situasi ini membuat pasar pembalap MotoGP sudah dipenuhi berbagai rumor, bahkan sebelum musim berjalan dimulai. Sejumlah nama besar disebut-sebut akan berganti tim pada tahun 2027.
Fabio Quartararo dikabarkan bergabung dengan Honda, Jorge Martin disebut menuju Yamaha, sementara Pedro Acosta lama dikaitkan dengan Ducati untuk berduet bersama Marc Marquez.
Beberapa pembalap yang disebut telah mencapai kesepakatan dengan tim atau pabrikan rival tentu menciptakan situasi yang kurang nyaman bagi tim mereka saat ini.
Meski masih memiliki satu musim penuh bersama tim lama, faktanya mereka akan hengkang di akhir musim berpotensi mempengaruhi dinamika internal.
BACA JUGA:Insiden Valencia Ubah Peta Gresini, MotoGP Bahas Regulasi Pembalap Ketiga
BACA JUGA:Marc Marquez Ungkap Cara Membaca Musim MotoGP dari Sepang
Fenomena tersebut memunculkan kembali wacana agar MotoGP memiliki sistem jendela transfer tersendiri. CEO Aprilia MotoGP, Massimo Rivola, menyatakan dukungannya terhadap gagasan tersebut.
Sama halnya dalam sepak bola, regulasi jendela transfer akan membatasi waktu bagi pembalap untuk menandatangani kontrak dengan tim lain hanya dalam periode tertentu selama satu musim.
Aturan ini dinilai dapat mencegah konflik kepentingan dan memberi pembalap kesempatan yang lebih ideal untuk melepaskan pilihan mereka seiring perkembangan kinerja musim berjalan.

Dari kiri: Massimo Rivola dan Marco Bezzecchi, saat seremoni perpanjangan kontrak Bezzecchi dengan Aprilia MotoGP, pada awal Februari 2026--Twitter Mikaela @thatssomikaela
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: