Ramadan 2026: Negara dengan Puasa Terlama dan Terpendek di Dunia, Selisihnya Berjam-Jam!

Ramadan 2026: Negara dengan Puasa Terlama dan Terpendek di Dunia, Selisihnya Berjam-Jam!

PERBEDAAN panjang siang dan malam yang memengaruhi lama waktu umat Muslim menahan puasa, dari terbit fajar hingga terbenam matahari.-Valentin Antonucci-Pexels

HARIAN DISWAY — Perbedaan selalu mewarnai Ramadan. Demikian pula pada Ramadan 2026 atau 1447 Hijriah ini. Durasi puasa yang bervariasi di berbagai belahan dunia menjadi keunikan yang menarik.

Letak geografis dan posisi matahari menjadi faktor utama yang membuat waktu berpuasa di setiap negara tidak sama. Bahkan, selisihnya bisa mencapai belasan jam antara satu wilayah dengan wilayah lainnya.

Ramadan 2026 yang jatuh pada akhir Februari hingga Maret 2026 terjadi saat belahan bumi utara masih berada di pengujung musim dingin dan menuju musim semi. 

Perbedaan panjang siang dan malam yang memengaruhi lama waktu umat Muslim menahan lapar dan dahaga, dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari.

BACA JUGA:Rabu Abu Tandai Awal Puasa Umat Katolik, Berbarengan dengan Awal Ramadan 2026

BACA JUGA:Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada Kamis 19 Februari 2026

Negara-Negara dengan Durasi Puasa Terlama


NEGARA-NEGARA di kawasan Eropa Utara mengalami durasi puasa terlama pada Ramadan 2026.-Stein Egil Liland-Pexels

Beberapa negara di kawasan Eropa Utara mengalami durasi puasa terlama pada Ramadan 2026 ini. Umat muslim di kota seperti Reykjavik di Islandia dan Nuuk di Greenland menjalani puasa rata-rata 15 hingga 17 jam per hari.

Durasi itu bisa berubah, bergantung tanggal dan pergerakan matahari. Hal serupa juga terjadi di Finlandia dan Norwegia bagian utara.

Meski belum mencapai puncak musim panas yang bisa membuat siang hari hampir 20 jam, durasi puasa di wilayah ini tetap tergolong panjang dibandingkan negara-negara di kawasan tropis.

Menurut data perhitungan waktu salat global seperti yang dirilis oleh IslamicFinder dan Time and Date, wilayah lintang tinggi cenderung memiliki waktu siang lebih panjang menjelang pertengahan tahun, sehingga durasi puasa pun lebih lama.

BACA JUGA:Jelang Ramadan, Pembeli dan Pedagang Keluhkan Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok

BACA JUGA:Kemenag: Tanggal 18 Februari Belum Masuk Bulan Ramadan Berdasarkan Hisab dan Rukyat

Negara-Negara dengan Durasi Puasa Terpendek


AFRIKA SELATAN termasuk negara yang durasi puasanya pendek pada Ramadan 2026.-Lara Jameson-Pexels

Sebaliknya, negara-negara di belahan bumi selatan justru mengalami durasi puasa lebih singkat. Di Cile dan Argentina, umat Muslim diperkirakan menjalani puasa sekitar 11 hingga 13 jam per hari.

Di Afrika Selatan, durasi puasanya juga relatif lebih pendek dibandingkan negara-negara di kawasan Eropa Utara. Sementara itu, negara tropis seperti Indonesia cenderung stabil.

Rata-rata waktu puasa di Indonesia dan negara-negara di sekitar ekuator adalah sekitar 13 jam. Durasi itu hampir sama setiap Ramadan karena panjang siang dan malam yang juga konsisten sepanjang tahun.

Mengapa Bisa Berbeda?

Perbedaan terjadi karena kemiringan sumbu bumi dan revolusi bumi mengelilingi matahari. Semakin jauh suatu negara dari garis khatulistiwa, semakin besar variasi panjang siang dan malamnya.

BACA JUGA:Batas Waktu Membayar Utang Puasa Qadha Jelang Ramadhan 18 Februari 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: islamicfinder