Chelsea Kecolongan Lawan Burnley, Liam Rosenior Siap Tanggung Jawab
Gemini berkata Pelatih Chelsea Liam Rosenior pasang badan usai timnya ditahan imbang Burnley 1-1 akibat gol telat Zian Flemming dan kartu merah Wesley Fofana.--Getty Images
HARIAN DISWAY - Pelatih Chelsea Liam Rosenior menyampaikan kekecewaan setelah timnya ditahan imbang 1-1 oleh Burnley di Premier League, Minggu dini hari WIB, 22 Februari 2026.
Ia menilai hasil tersebut sebagai kegagalan memaksimalkan peluang. Terlebih karena itu adalah laga kedua beruntun di mana Chelsea kehilangan poin setelah unggul lebih dulu.
Sebagaimana diketahui, Chelsea membuka keunggulan cepat melalui Joao Pedro pada menit keempat. Namun setelah itu, permainan mereka dinilai kurang tajam dan terlalu berhati-hati dalam menguasai bola.
Burnley mampu bertahan dengan disiplin dan mulai meningkatkan tekanan, terutama setelah Wesley Fofana menerima kartu kuning kedua pada menit ke-72.
BACA JUGA:Romeo Lavia Siap Perkuat Chelsea Usai 3 Bulan Menepi
BACA JUGA:MU dan Chelsea Pernah Dekati Jurgen Klopp, Tapi Ditolak Mentah-Mentah
Gol penyeimbang tercipta pada masa tambahan waktu ketika Zian Flemming menanduk sepak pojok James Ward-Prowse tanpa kawalan ketat.
Gol tersebut kembali menyoroti kelemahan Chelsea dalam bertahan pada situasi bola mati musim ini. Meski begitu, Rosenior menegaskan bahwa hasil ini bukan semata kesalahan individu.

Gol Zian Flemming di injury time babak kedua samakan kedudukan antara Burnley lawan Chelsea (1-1) dalam laga Premier League 2025/2026 matchday ke-27, Minggu dini hari, 22 Februari 2026-Ben Whitley-PA
"Hasil ini bukan karena (kesalahan bek) Wesley (Fofana). Tapi karena performa kami secara keseluruhan," kata Rosenior kepada BBC. "Setelah mencetak gol pertama, kami kurang tepat dalam mengambil keputusan," ujarnya.
"Bagi saya, kami seperti membakar empat poin dalam dua pertandingan. Itu tidak cukup baik," lanjut sang pelatih.
Menurutnya, permainan Chelsea di babak kedua sebenarnya lebih baik dibanding babak pertama. Namun, tim gagal membuat keputusan yang tepat di momen krusial dan tidak mampu mengamankan keunggulan hingga akhir laga.
Ia juga mengakui ada kesalahan dalam pengawalan saat situasi bola mati, meski tetap menegaskan bahwa dirinya bertanggung jawab atas hasil tim.
BACA JUGA:Nicolas Jackson Kembali ke Chelsea Akhir Musim, Bayern Munchen Ogah Tebus Permanen
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: fotmob