Update Harga Sembako di Awal Ramadan 2026: Cabai Rawit Meroket, Beras hingga Minyak Goreng Turun!

Update Harga Sembako di Awal Ramadan 2026: Cabai Rawit Meroket, Beras hingga Minyak Goreng Turun!

Harga cabai rawit merah melonjak di awal Ramadan 1447 Hijriah. Data Badan Pangan Nasional mencatat perubahan harga pangan nasional.-Lukas Simatupang-pinterest

BACA JUGA:Kendalikan Harga Pangan Jelang Ramadan, Irjen Kemendagri Kerahkan Kepala Daerah

Di sisi lain, beberapa komoditas seperti jagung tingkat peternak dan kedelai impor justru mengalami penurunan harga dari hari sebelumnya. Pergerakan ini mencerminkan dinamika pasokan dan permintaan di pasar.

Harga komoditas daging juga naik tipis. Seperti daging sapi murni Rp139.667 per kilogram naik Rp1.611 dan daging ayam ras Rp42.769 per kilogram naik Rp1.448.

Sementara itu, penurunan harga minyak goreng terjadi dalam periode yang sama. Minyak goreng kemasan Rp19.831 per liter turun Rp1.376 dan minyak goreng curah Rp16.962 per liter turun Rp797 tercatat turun di bawah level sebelumnya.

BACA JUGA:Ramadan Mewujudkan Masyarakat Egaliter

BACA JUGA:Daftar Negara-Negara yang Pangkas Jam Kerja saat Ramadan, Ada Indonesia?

Komoditas tepung terigu, baik curah maupun kemasan juga menunjukkan tren penurunan harga. Pergerakan ini memperlihatkan adanya tekanan penurunan pada komoditas tertentu di pasar.

Data Bapanas juga mengungkapkan harga ikan kembung Rp41.833 per kilogram turun Rp3.800 dan ikan tongkol Rp36.750 per kilogram turun Rp1.064 yang menunjukkan penurunan dari hari sebelumnya. 

Begitu pula garam komsumsi saat ini mencapai harga Rp11.467 per kilogram turun Rp1.800 dan daging kerbau beku (impor) harga Rp110.000 per kilogram turun Rp2.034 juga tercatat penurunan harga.

BACA JUGA:Pasar Murah ke 106 Digelar di Surabaya, Khofifah Pastikan Bahan Pokok Terjangkau

BACA JUGA:Khofifah Sidak Ketersediaan Bahan Pokok di Hari Kedua Ramadan, Jamin Harga Tetap Stabil

Analisis pasar menilai perubahan harga ini dipengaruhi oleh kondisi pasokan, distribusi dan permintaan masyarakat di awal bulan Ramadan. 

Bapanas akan terus memantau harga pangan untuk memastikan ketersediaan stok dan mengantipasi lonjakan harga di tengah bulan Ramadan. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas pasar.

Perubahan harga komoditas pangan ini menjadi perhatian serta tantangan bagi pelaku usaha dan konsumen menjelang puncak permintaan Ramadan. (*)

*) Aisyah Aulia Maulana Putri, peserta magang dari Universitas Negeri Surabaya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: