Sinopsis Lift, Teror Elevator Maut Bongkar Masa Lalu Kelam Korporasi Besar
Ismi Melinda dan Shareefa Daanish pemeran film Lift karya Randy Chans menampilkan teror lift di kantor PT Jamsa Land, berawal dari tragedi enam tahun lalu yang kembali menghantui lewat konflik psikologis intens, yang akan tayang di bioskop mulai 26 Febru--imdb-official poster
HARIAN DISWAY - Terjebak dalam ruangan, apalagi sesempit lift, jelas bukan pengalaman menyenangkan. Sudah banyak film yang mengeksploitasi klaustrofobia alias ketakutan berada di ruangan sempit.
Nah, film Indonesia berjudul Lift, berupaya menghadirkan teror psikologis yang setara. Thriller garapan Randy Chans itu bakal tayang di layar lebar mulai Kamis, 26 Februari 2026.
Lift mengundang penasaran dengan cerita yang gelap, intens, dan penuh rahasia masa lalu. Berlatar perusahaan konstruksi besar, Lift mengandalkan tekanan mental, konflik batin, dan permainan waktu sebagai senjata utama.
Naskah film ditulis Randy bersama Aria Gardadipura dan Dicky Pratama. Kolaborasi tiga penulis tersebut menghadirkan cerita dengan lapisan konflik yang kompleks. Di mana setiap karakter memiliki peran dan rahasia masing-masing.
BACA JUGA:Sinopsis Film Taneuh Kalaknat, Teror Tanah Terkutuk yang Mengintai Tim YouTube The Eyes
BACA JUGA:7 Pemeran Film Taneuh Kalaknat, Adinda Thomas hingga Egi Fedly Hidupkan Teror Tanah Terkutuk
Lift juga diperkuat oleh jajaran pemain yang sudah tidak asing di dunia sinema Indonesia. Verdi Solaiman, Ismi Melinda, Max Metino, hingga Shareefa Daanish menjadi poros cerita dalam ketegangan yang terus meningkat.
Penasaran bagaimana ceritanya berkembang? Yuk simak sinospsis Lift berikut ini!
Sinopsis Lift

Ismi Melinda dan Shareefa Daanish pemeran film Lift karya Randy Chans menampilkan teror lift di kantor PT Jamsa Land, berawal dari tragedi enam tahun lalu yang kembali menghantui lewat konflik psikologis intens, yang akan tayang di bioskop mulai 26 Februari 2026--Youtube-Officiall Trailer
Lift berpusat pada tragedi enam tahun lalu yang mengguncang PT Jamsa Land. Sebuah kecelakaan lift (atau elevator) maut merenggut nyawa Gabriel, direktur utama perusahaan, dan sempat menjadi sorotan besar publik.
Seiring waktu, kasus tersebut dinyatakan selesai. Perusahaan kembali beroperasi normal, dan tragedi itu perlahan menghilang dari ingatan banyak orang.
BACA JUGA:Sinopsis Jangan Seperti Bapak, Azizi Asadel Terjebak Perang Antar-Geng
BACA JUGA:Sinopsis Kafir: Gerbang Sukma, Teror Santet Bangkit Lagi Setelah 8 Tahun
Namun, ketenangan itu tidak bertahan lama. Enam tahun kemudian, teror kembali menghantui perusahaan dengan cara yang jauh lebih mencekam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: berbagai sumber