Persebaya Takluk Lawan Persijap, Tavares: Kami Lemah Saat Set Piece!

Persebaya Takluk Lawan Persijap, Tavares: Kami Lemah Saat Set Piece!

Bernardo Tavares saat memimpin Persebaya melawan Persijap Jepara di pekan ke-22 Super League 2025/2026, Sabtu, 21 Februari 2026.-Media Persebaya-

HARIAN DISWAY Persebaya Surabaya mengalami kekalahan mengejutkan saat bertanding melawan Persijap Jepara di pekan ke-22 Super League 2025/2026.

Dalam laga yang berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini pada Sabtu, 21 Februari 2026, Bajol Ijo (sebutan Persebaya) takluk 1-3. 

Bermain di kandang lawan, Bajol Ijo seharusnya dapat tampil baik, tapi performa mereka justru di bawah ekspektasi. Persijap tampil dengan penuh semangat. Mereka berhasil memanfaatkan kelemahan Persebaya secara efektif dan meraih kemenangan.

BACA JUGA:Persijap vs Persebaya 1-3, Bajol Ijo Terkapar di Bumi Kartini

BACA JUGA:Penyerang Persebaya Mihailo Perovic Makin Tajam, Bajol ijo Siap Terkam Persijap

2 Evaluasi Bernardo Tavares Saat Persebaya Kalah


Aksi Gali Freitas (tengah) saat Persebaya bertandang ke markas Persijap Jepara, Sabtu, 21 Feburari 2026.-Media Persebaya-

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, mengakui bahwa timnya banyak melakukan kesalahan elementer yang berujung pada terciptanya gol bagi lawan. Dalam pernyataannya, Tavares menekankan pentingnya mengatasi masalah yang ada.

"Saya akan jujur, kami melakukan cukup banyak kesalahan. Mereka (Persijap, red) berhasil memanfaatkan ruang yang kami berikan," ungkap Tavares pasca pertandingan.

Lebih lanjut, ia menyatakan ketidakpuasan terhadap timnya, terutama dalam menghadapi situasi transisi setelah kehilangan bola dan kebobolan dari tendangan bebas.

Tavares mencatat bahwa gol yang didapat Persijap terjadi setelah Persebaya kehilangan kontrol dan gagal mengantisipasi set piece lawan.

"Tak normal bagi kami, terutama kebobolan dari situasi transisi setelah kami kehilangan bola. Kami juga kebobolan dari situasi bola mati dan tendangan bebas," ucapnya.

Pola kebobolan dari skema bola mati memang bukan hal baru bagi Persebaya. Dalam laga sebelumnya melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC, mereka juga mengalami masalah serupa. Gol yang tercipta berasal dari situasi bola mati.

"Jika dihitung, dalam dua pertandingan terakhir kami kebobolan empat gol dari situasi set piece," tambah Tavares.

Ia menunjukkan bahwa masalah itu bukanlah hal yang sepele. Maka, kesalahan harus segera diperbaiki agar tidak mengulang kesalahan yang sama di pertandingan mendatang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: