Juventus Catat Rekor Terburuk 15 Tahun, Thiago Motta Lebih Baik dari Tudor dan Spalletti
Pelatih Juventus Luciano Spalletti alami kegagalan dalam 5 pertandingan terakhir. Ia dianggap tidak lebih baik daripada Thiago Motta, pelatih sebelumnya.-@juventus-Instagram
Bandingkan dengan musim 2025-2026. Saat itu, Juventus sudah menderita enam kekalahan pada fase yang sama.
Motta dipecat setelah 29 pertandingan pada Maret tahun lalu. Saat itu, Juventus berada di posisi kelima. Mereka baru saja mengalami kekalahan telak dari Atalanta dan Fiorentina. Serta tersingkir dari play-off fase gugur Liga Champions.

Igor Tudor, ketika memimpin sesi latihan Juventus. Ia dianggap gagal dan diberhentikan pada Oktober 2025.--Instagram @igotudor
Penggantinya, Igor Tudor, juga tidak bertahan lama dan diberhentikan pada akhir Oktober 2025. Pelatih asal Kroasia itu mencatat rata-rata 1,50 poin per laga. Sedangkan Luciano Spalletti sejauh ini mencatat rata-rata 1,82 poin per pertandingan.
BACA JUGA:Prediksi Skor Juventus vs Como, Bianconeri Butuh Poin Penuh
BACA JUGA:Juventus Ajukan Banding ke FIGC soal Kartu Merah Kalulu Jelang Laga Serie A vs Como
Meski demikian, Juventus tetap berada dalam periode sulit. Mereka kalah dalam empat dari lima pertandingan terakhir di semua kompetisi. Termasuk dua kekalahan dan satu hasil imbang dalam tiga laga terakhir Serie A.
Dengan performa yang terus menurun, tekanan terhadap Spalletti semakin meningkat. Jika tren itu berlanjut, musim 2025-2026 berpotensi menjadi salah satu periode paling mengecewakan dalam sejarah modern Juventus. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: football italia