Spalletti Yakin Juventus Bisa Comeback Lawan Galatasaray, Ini Syaratnya

Spalletti Yakin Juventus Bisa Comeback Lawan Galatasaray, Ini Syaratnya

Spalletti optimistis Juventus mampu cetak comeback bersejarah lawan Galatasaray di Turin meski tertinggal agregat 2-5 pada leg kedua play-off Liga Champions.--Getty Images

HARIAN DISWAY - Luciano Spalletti meminta Juventus menunjukkan performa yang jauh lebih solid saat menghadapi Galatasaray pada leg kedua play-off 16 Besar Liga Champions.

Laga itu bakal berlangsung di kandang Juve, Allianz Stadium, Kamis dini hari, 26 Februari 2026, pukul 03.00 WIB.

Permintaan itu muncul setelah mereka kalah telak 2-5 di Turki pada pertemuan pertama. Saat itu, Juventus sebenarnya sempat unggul 2-1 saat turun minum. Namun situasi berubah drastis setelah kartu merah yang diterima pemain pengganti Juan Cabal.

Bermain dengan 10 orang membuat Bianconeri (sebutan Juve) kesulitan mengendalikan permainan hingga akhirnya kebobolan lima gol. Membuat situasi leg kedua sangat tricky, sekalipun berlangsung di kandang sendiri.

BACA JUGA:Juventus Incar Alisson Becker dari Liverpool, Siap Gantikan Di Gregorio?

BACA JUGA:Mike Maignan Tolak Juventus Demi AC Milan, Tak Tergoda Duit Besar!

Kekalahan itu juga menjadi catatan buruk tersendiri. Sepanjang sejarah kompetisi utama Eropa, ini baru kali kedua Juventus kebobolan lima gol atau lebih dalam satu pertandingan. 

Sebelumnya, mereka pernah kalah 7-0 dari Wiener Sport-Club pada ajang Piala Champions musim 1958-59.


Spalletti optimistis Juventus mampu cetak comeback bersejarah lawan Galatasaray di Turin meski tertinggal agregat 2-5 pada leg kedua play-off Liga Champions.--Getty Images

Meski tertinggal agregat tiga gol, Luciano Spalletti menegaskan timnya belum menyerah. Ia berharap Juventus mampu membalikkan keadaan dan menciptakan salah satu comeback bersejarah di Liga Champions.

Sebelum musim ini, sudah ada 49 kasus tim kalah dengan selisih minimal tiga gol pada leg pertama fase gugur.

Dari jumlah itu, hanya empat tim yang berhasil lolos: Deportivo La Coruna (2003-04 melawan AC Milan), Barcelona (2016-17 kontra Paris Saint-Germain), Roma (2017-18 melawan Barcelona), dan Liverpool (2018-19 kontra Barcelona). 

Juventus kini berambisi mengikuti jejak langka tersebut.

BACA JUGA:Juventus Catat Rekor Terburuk 15 Tahun, Thiago Motta Lebih Baik dari Tudor dan Spalletti

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: fotmob