Statistik Buruk Juventus Terungkap, Ada Masalah Serius di Lini Pertahanan dan Kiper
Aksi bek Juventus, Gleison Bremer (tengah), ketika berduel dengan penyeran Hellas Verona, Kieron Bowie (kiri). Senin, 4 Mei 2026.-Valerio Pennicino-Getty Images
HARIAN DISWAY - Juventus tengah menjadi sorotan tajam setelah muncul statistik yang menunjukkan kelemahan serius di lini pertahanan mereka pada musim Serie A 2025/2026.
Data dari Opta mengungkap bahwa Bianconeri (julukan Juventus) telah kebobolan 46 persen dari tembakan tepat sasaran pertama yang mereka hadapi sepanjang musim ini. Itu merupakan angka tertinggi dibandingkan seluruh tim di liga.
Dalam 35 kejadian, Juventus sudah kebobolan 16 gol dari shot on target pertama lawan. Situasi ini memunculkan kekhawatiran mendalam terkait konsentrasi pada fase awal pertandingan.
Tak hanya itu, respons lini belakang hingga efektivitas penjaga gawang dalam mengantisipasi peluang awal lawan juga patut dipertanyakan.
BACA JUGA:Juventus Terancam Gagal ke Liga Champions, Chiellini Isyaratkan Perubahan Besar di Turin
BACA JUGA:Juventus Terancam Gagal ke Liga Champions Usai Kalah 0-2 dari Fiorentina

Kiper Juventus Michele Di Gregorio tampil sebagai pemain pengganti dalam pertandingan melawan Genoa, 6 April 2026.-@juventus-Instagram
Masalah tersebut kembali terlihat pada giornata ke-37, ketika Juventus kalah 0-2 di kandang dari Fiorentina. Hasil itu menjadi pukulan telak dalam persaingan zona Liga Champions.
Di saat yang sama, para pesaing seperti Napoli, AC Milan, AS Roma, dan Como meraih kemenangan penting. Hal itu membuat posisi Juventus turun ke peringkat keenam klasemen sementara.
Dengan hanya satu laga tersisa, Juventus kini tertinggal dua poin dari zona empat besar. Artinya, peluang mereka untuk lolos ke Liga Champions tidak lagi sepenuhnya berada di tangan sendiri.
Mereka wajib mengalahkan rival sekota, Torino, pada laga penutup musim, sambil berharap hasil negatif dialami oleh AC Milan, AS Roma, dan juga Como.
BACA JUGA:Como Incar Bek Juventus Andrea Cambiaso demi Penuhi Regulasi UEFA di Eropa
BACA JUGA:Juventus Siapkan Negosiasi Penting Kontrak Dusan Vlahovic Usai Laga Lawan Fiorentina
Di internal klub, tekanan juga mulai meningkat. Sejumlah laporan menyebutkan bahwa masa depan manajemen sedang dievaluasi, meskipun Giorgio Chiellini disebut sebagai satu-satunya figur yang relatif aman dari perubahan struktur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: football italia