Kultum Singkat Ramadan 2026, Keutamaan 10 Hari Pertama yang Penuh Rahmat
Suasana penyampaian kultum Ramadan di masjid yang mengingatkan jamaah tentang pentingnya memaksimalkan sepuluh hari pertama sebagai fase rahmat.-Alhannah Islamic Clothing-Pinterest
Oleh sebab itu, sepuluh hari pertama sepatutnya diisi dengan kesungguhan dalam:
- Menjalankan Salat: Menjaga kualitas dan khusyuknya ibadah wajib maupun sunah.
- Membaca Al-Qur'an: Menjadikan Al-Qur'an sebagai teman harian, bukan hanya pajangan.
- Meningkatkan Sedekah: Membuka tangan untuk berbagi, sekecil apa pun itu.
- Menjaga Lisan dan Akhlak: Mengontrol ucapan dan perilaku agar tidak mengurangi pahala puasa.
Jika fondasi ini kuat, maka fase ampunan dan pembebasan dari api neraka akan lebih mudah diraih pada pertengahan dan akhir Ramadan.
BACA JUGA:Gaya Hidup Slow Living Selama Ramadan, Fokus Ibadah dan Kesehatan Mental
BACA JUGA:Fenomena Mendadak Baik Saat Ramadan, Tanda Spiritual dan Sosial Bekerja Beriringan
Jemaah yang dimuliakan Allah, jangan sampai sepuluh hari pertama berlalu tanpa peningkatan kualitas diri. Jadikan fase rahmat ini sebagai momentum perubahan dan titik awal kebangkitan spiritual.
Mari kita awali Ramadan dengan niat yang lurus dan amal yang istikamah, agar rahmat Allah benar-benar menyertai langkah kita.
Wallahu a'lam bish-shawab.
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
BACA JUGA:Persiapkan Ramadan sejak Bulan Syakban, Malam Jumat Jadi Momentum Refleksi Ibadah
BACA JUGA:8 Ramadan Goals untuk Meningkatkan Kualitas Ibadah dan Hidup Lebih Produktif
Dengan memahami keutamaan sepuluh hari pertama Ramadan sebagai fase rahmat, materi ini dapat menjadi referensi kultum singkat yang bisa disampaikan di masjid, musala, maupun lingkungan keluarga.
Pesan tentang pentingnya membangun ibadah sejak sejak awal bulan suci, diharapkan mampu mengingatkan jemaah agar tidak menyia-nyiakan momentum Ramadan yang datang hanya sekali dalam setahun. (*)
*) Mahasiswa magang dari Program Studi Ilmu Hadits, UINSA.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: diolah dari berbagai sumber