Gaya Hidup Slow Living Selama Ramadan, Fokus Ibadah dan Kesehatan Mental

Gaya Hidup Slow Living Selama Ramadan, Fokus Ibadah dan Kesehatan Mental

Dengan menerapka slow living, pikiran menjadi lebih jernih, emosi lebih stabil, dan tingkat stres menurun. --iStock

HARIAN DISWAY - Bulan Ramadan tidak hanya menjadi momen peningkatan ibadah. Tetapi juga waktu yang tepat untuk memperlambat ritme kehidupan.

Di tengah gaya hidup modern yang serba cepat, konsep slow living mulai banyak diterapkan. Termasuk selama Ramadan.

Anda sudah tahu, slow living merupakan cara untuk menjaga keseimbangan antara aktivitas spiritual, kesehatan fisik, dan ketenangan mental.

Tren itu semakin relevan, terutama bagi masyarakat perkotaan yang sehari-hari terbiasa dengan tekanan pekerjaan, paparan digital berlebih, serta jadwal yang padat.

BACA JUGA:Apa Itu Slow Living? Simak Makna dan Manfaatnya untuk Kehidupan

BACA JUGA:Cerita Diaspora oleh Mushonnifun Faiz Sugihartanto (16): Hidup Slow Living dan Peacefulness

Ramadan menghadirkan kesempatan alami untuk berhenti sejenak. Menata ulang prioritas. Lalu kembali fokus pada hal-hal yang benar-benar bermakna.

Memaknai Slow Living dalam Konteks Ramadhan


Hidup dengan ritme yang lebih tenang melalui prinsip slow living memberikan banyak manfaat dan membuat hari terasa lebih bermakna. --iStock

Slow living adalah gaya hidup yang menekankan kesadaran penuh dalam menjalani aktivitas, mengurangi distraksi, serta memberi ruang bagi tubuh dan pikiran untuk beristirahat.

Selama Ramadan, nilai itu selaras dengan tujuan puasa. Bukan sekadar menahan lapar dan haus. Tetapi untuk melatih kesabaran, pengendalian diri, dan refleksi spiritual.

Dengan memperlambat ritme harian, seseorang dapat lebih khusyuk menjalankan ibadah. Seperti salat, membaca Al-Qur’an, serta memperbanyak doa.

BACA JUGA:5 Starter Pack untuk Memulai Lifestyle Slow Living

BACA JUGA:Tip Tetap Sehat dan Glowing Selama Ramadhan

Waktu yang biasanya habis untuk aktivitas terburu-buru dapat dialihkan menjadi momen kontemplasi. Mendekatkan diri dengan Tuhan.

Dampak Positif bagi Kesehatan Mental

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: