Gaya Hidup Slow Living Selama Ramadan, Fokus Ibadah dan Kesehatan Mental
Dengan menerapka slow living, pikiran menjadi lebih jernih, emosi lebih stabil, dan tingkat stres menurun. --iStock
Kebiasaan mengatur waktu dengan bijak, membatasi distraksi digital, serta memberi ruang bagi kesehatan mental dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Ramadan menjadi titik awal perubahan gaya hidup. Menuju kehidupan yang lebih sadar, seimbang, dan bermakna.(*)
*) Mahasiswa magang dari Prodi Aqidah dan Filsafat Islam, UINSA.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: