Kisah Suami Bunuh Istri di Tanjungpinang: Dulu, Bunuh Selingkuhan
Ilustrasi Pembunuhan--
Tetapi, lanjutnya, hal-hal itu bukanlah faktor penentu yang menciptakan seseorang yang pergi keluar dan membunuh atau membunuh untuk kepuasan seksual secara beruntun. Ribuan orang memiliki masa kecil yang mengerikan. Mereka tidak jadi pembunuh.
Ditanya, apakah semua pembunuh berantai adalah pembunuh berantai seksual?
Schlesinger: ”Ada perbedaan besar antara seseorang yang melakukan ini untuk kepuasan seksual, seperti Ted Bundy, BTK, Boston Strangler, Jack the Ripper. Mereka adalah pembunuh berantai seksual. Tapi, pembunuh berantai tidak harus seksual.”
Secara umum, pembunuh berantai berarti seseorang yang membunuh dalam serangkaian kejadian. Mereka bisa jadi pembunuh bayaran atau petugas kesehatan seperti perawat yang membunuh pasien.
”Jika masuk ke penjara negara bagian mana pun, Anda akan menemukan sejumlah orang dalam karier kriminal mereka yang mungkin telah membunuh dua hingga tiga orang,” katanya.
Masyarakat sering salah paham, atau berkesimpulan keliru, bahwa semua pembunuh berantai hanya tentang seks.
Schlesinger: ”Terkadang ini tentang kekuasaan, dominasi, dan kendali. Dan, sama dengan kejahatan pemerkosaan, mungkin ini adalah aktivitas seksual, tetapi sebenarnya ini tentang dominasi, kekuasaan, dan kendali.”
Di kasus pembunuhan Harsalena, tampak bahwa korban tetap mempertahankan Nasrun meski sudah selingkuh, membunuh, dan mantan napi.
Mungkin, karena dia punya dua anak perempuan yang kini beranjak dewasa. Anak yang butuh sosok ayah. Mungkin, benar kata Harsalena bahwa Nasrun sehari-hari bersikap baik terhadap keluarga.
Namun, dari ucapan Harsalena kepada hakim, dulu: ”Ia (Nasrun) sekarang tinggal menikmati hari tua. Kasihan ia.” terbukti sebaliknya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: