Rating Pemain Inter Milan yang Kalahkan Genoa 2-0, Federico Dimarco Tertinggi!
Selebasi Federico Dimarco usai buka keunggulan Inter Milan atas Genoa dalam laga Serie A 2025/2026 giornata ke-27, Minggu 1 Maret 2026-2--@Inter-X
Yann Sommer – 7,0
Pertandingan yang relatif tenang bagi sang kiper. Ia hanya beberapa kali mendapat ancaman serius, termasuk satu penyelamatan penting di babak pertama dari tembakan Ellertsson. Selebihnya, ia tampil fokus, mendistribusikan bola dengan baik, dan jarang berada di bawah tekanan. Clean sheet diraih tanpa banyak kesulitan.
Belakang
Stefan de Vrij – 7,0
De Vrij tampil solid sebelum digantikan di babak kedua. Ia membantu membangun serangan dari lini belakang lewat umpan-umpan akurat dan tetap tenang saat ditekan. Selain itu, ia juga kuat dalam duel serta sigap melakukan intersepsi.
Manuel Akanji – 8,5
Akanji menjadi pemain paling menonjol di lini pertahanan. Ia tampil sangat dominan dengan empat tekel, empat intersepsi, dan empat sapuan. Kehadirannya membuat serangan lawan sulit berkembang. Penampilannya menunjukkan ketenangan sekaligus kekuatan dalam bertahan.
BACA JUGA:Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby della Madonnina, Inter Milan Panik
BACA JUGA:Bodo/Glimt vs Inter Milan 3-1: Nerazzurri Tersungkur di Aspmyra
Carlos Augusto – 8,0
Bermain aktif di sisi kiri, Carlos Augusto terus membantu serangan sekaligus disiplin saat bertahan. Ia mencatat 92 sentuhan bola, memenangi duel di darat, serta membuat intersepsi penting. Ia juga menciptakan satu peluang besar, menunjukkan perannya yang seimbang antara bertahan dan menyerang.
Tengah

Gol Federico Dimarco buka keunggulan Inter Milan atas Genoa dalam laga Serie A 2025/2026 giornata ke-27, Minggu 1 Maret 2026-2--@SerieA-X
Piotr Zielinski – 7,0
Zielinski berperan menjaga alur permainan tetap rapi. Umpan-umpannya akurat dan ia membantu mengatur tempo. Meski tidak terlalu mencolok, kontribusinya penting dalam menjaga kontrol tim atas pertandingan.
Luis Henrique – 7,5
Henrique tampil penuh energi di lini tengah. Ia mencatat 10 kali merebut bola, membantu menghentikan serangan lawan dan memulai transisi. Secara fisik ia kuat dan memberi tekanan konstan kepada pemain Genoa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: berbagai sumber